BBS.COM | TANGERANG — Kepolisian berhasil mengungkap kasus tawuran antarpelajar yang menewaskan seorang remaja di Jalan Lavon. Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia. Akibat bentrokan yang melibatkan dua kelompok pelajar dari wilayah Cikupa dan Rajeg.
Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengatakan pihaknya berhasil mengamankan dua pelajar. Yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut pada Jumat (5/6/2026). Sekitar pukul 10.00 WIB.
“Kurang dari 24 jam setelah kejadian, kami mengamankan dua pelajar. Yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut,” kata Indra dalam keterangannya.
Dari hasil penyelidikan awal. Tawuran diketahui melibatkan dua kelompok pelajar dari salah satu SMP di wilayah Cikupa. Dan salah satu SMP di wilayah Rajeg. Korban yang meninggal dunia merupakan pelajar dari kelompok Cikupa.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi tawuran. Yakni enam bilah senjata tajam jenis celurit dan corbek. Tiga unit telepon genggam, serta pakaian dan tas yang dikenakan para terduga pelaku saat kejadian.
Menurut Indra. Penyidik masih melakukan pendalaman. Guna mengungkap peran masing-masing. Pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Pasar Kemis. Humaedi, menyatakan para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 80 juncto Pasal 76C. Undang-Undang Perlindungan Anak. Dan/atau Pasal 467 ayat (2) serta Pasal 307 ayat (1) KUHP Baru.
“Para pelaku terancam pidana penjara di atas lima tahun,” ujarnya.
Di sisi lain, Kasi Humas Polresta Tangerang, Sandro Tree Bahara, mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan.Terhadap aktivitas anak. terutama pada malam hari. Dan penggunaan media sosial yang kerap menjadi sarana komunikasi maupun pemicu terjadinya tawuran.
“Kami mengharapkan peran aktif seluruh pihak dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap generasi muda,” katanya. (Hr)

