BBS.COM | SERANG — Gubernur Banten, Andra Soni, meminta para pelaku usaha memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja. (K3) guna meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Andra saat penyerahan penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (P2K3) serta program pencegahan HIV/AIDS. Di tempat kerja, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (22/6/2026).
Menurutnya, penerapan K3 merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan yang berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas utama dan komitmen bersama. Dengan itu, produktivitas akan semakin meningkat,” ujar Andra.
Dalam kesempatan tersebut, Andra juga menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja yang mengalami kecelakaan kerja di sejumlah perusahaan.
Ia menambahkan. Banten sebagai daerah tujuan investasi perlu didukung oleh lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Sekaligus menjamin pemenuhan hak-hak pekerja.
“Mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing sebagai fondasi keberlanjutan industri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten, Septo Kalnadi, menyebutkan sebanyak 240 perusahaan menerima penghargaan P2K3 dan 78 perusahaan mendapat penghargaan atas kepedulian terhadap pencegahan HIV/AIDS di lingkungan kerja.
Penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan K3 yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” ujar Septo.
Ia juga menekankan pentingnya kesehatan kerja sebagai upaya pencegahan penyakit, termasuk HIV/AIDS, sehingga pekerja dapat tetap produktif.
“Lingkungan kerja yang sehat menjadi kunci agar pekerja terhindar dari berbagai risiko kesehatan,” katanya. (Otg)

