BBS.COM | TANGERANG — Andra Soni menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Wilayah Banten dalam peningkatan pelayanan kesehatan di daerah. Pemerintah Provinsi Banten, kata dia, terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Derajat kesehatan masyarakat Banten. Diharapkan terus mengalami peningkatan,” ujar Andra Soni saat menutup Kejuaraan Padel Piala Gubernur Banten. PERSI Wilayah Banten di Crown Padel, Alam Sutera, Kunciran, Kota Tangerang, Sabtu (18/4/2026).
Ia juga mendorong agar turnamen padel tersebut. Dapat terus dilanjutkan sebagai sarana menjaga kebugaran. Sekaligus mempererat kekompakan para tenaga kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni turut ambil bagian dalam pertandingan ekshibisi bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti serta Direktur RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho.
Turnamen Padel Piala Gubernur Banten. Yang diselenggarakan PERSI Wilayah Banten.Diikuti sekitar 400 peserta dari 135 rumah sakit di Banten. Kompetisi ini terbagi dalam empat kategori. Yakni ganda putra (78 tim), ganda putri (33 tim). Ganda campuran (33 tim), dan direksi rumah sakit (37 tim).
Adapun hasil turnamen mencatat dr. Theo dan dr. Visakha sebagai juara ganda campuran, dr. Ayu Dian dan dr. Devi Lubis juara ganda putri, dr. Harry Nugroho dan dr. Arif Muhammad juara ganda putra, serta dr. Andi dan dr. Faris sebagai juara kategori direksi rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan bahwa Pemprov Banten melalui program “Banten Sehat” terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.
“Program Banten Sehat merupakan upaya Pemprov Banten mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Program tersebut mencakup layanan pemeriksaan kesehatan gratis, mobile clinic. Serta Pos Kesehatan Merah Putih yang dijalankan bekerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk Kesira (Kesehatan Indonesia Raya).
Pemprov Banten menegaskan bahwa kolaborasi dengan organisasi profesi dan fasilitas layanan kesehatan menjadi kunci dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan di daerah.

