BBS.COM | TANGERANG — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya pola hidup sehat yang dimulai dari kebiasaan berolahraga. Menurutnya, kesehatan menjadi kunci agar seseorang dapat tetap produktif. Dan bermanfaat bagi lingkungan.
“Hidup harus sehat. Kalau tidak berolahraga tidak sehat. Kalau sehat hidup berguna,” ujar Dimyati saat menghadiri Pembukaan Kejuaraan Padel Piala Gubernur Banten. PERSI Wilayah Banten di Crown Padel, Alam Sutera, Kunciran, Kota Tangerang, Sabtu (18/4/2026).
Ia menilai olahraga padel tidak hanya bermanfaat bagi kebugaran. Tetapi juga membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus. Serta memicu hormon endorfin. Selain itu. Menurutnya, nilai utama dari olahraga adalah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.
“Dari olahraga yang paling utama adalah silaturahmi, banyak kawan, banyak teman pergaulan, menjaga kekompakan,” katanya.
Dimyati juga mengapresiasi. Penyelenggaraan Kejuaraan Padel Piala Gubernur Banten yang melibatkan rumah sakit pemerintah dan swasta. Ia menilai kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antar tenaga kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sementara itu. Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi atas kekompakan dunia kesehatan di Banten. Ia menilai kepemimpinan Dinas Kesehatan Banten mampu merangkul berbagai pihak.
“Apresiasi PERSI Wilayah Banten yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Junjung sportivitas dan persaudaraan,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menjelaskan bahwa upaya meningkatkan kesehatan. Masyarakat harus dimulai dari tenaga kesehatan ang juga dalam kondisi sehat. Saat ini, terdapat sekitar 13 ribu dokter dan total sekitar 60 ribu tenaga kesehatan di Banten.
Melalui program “Banten Sehat”, Pemprov Banten terus mendorong pendekatan layanan kesehatan yang lebih dekat kepada masyarakat. Di antaranya melalui pemeriksaan kesehatan gratis, layanan mobile clinic,. Serta Pos Kesehatan Merah Putih yang bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Kesira.
Ketua panitia dr. Eric Suhardimas melaporkan bahwa kejuaraan padel ini diikuti sekitar 400 peserta. Dari 135 rumah sakit di Banten, termasuk 92 pimpinan rumah sakit dan organisasi profesi.
Ia menyebut kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antar tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

