BBS.COM | BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Polda Banten. Menyusun langkah antisipasi menghadapi mudik Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Sinergi ini. Diwujudkan melalui Operasi Ketupat Maung 2026. Untuk memastikan keamanan. Dan ketertiban selama arus mudik dan balik Lebaran.
Rapat koordinasi lintas sektoral.Digelar di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Polda Banten. Kota Serang, Rabu (5/2/2026). Sekretaris Daerah Banten Deden Apriandhi menekankan, “Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci terciptanya situasi aman, tertib, dan kondusif.”
Pemprov Banten menyiapkan 221 petugas kesehatan, 186 petugas Dinas Perhubungan.Dan 180 petugas Satpol PP. Didukung 13 posko pengatur lalu lintas 88 posko kesehatan dan sejumlah posko pemantauan.Kebijakan jam kerja ASN juga diatur melalui Surat Edaran Menpan-RB No. 2 Tahun 2026. Dan SE Menteri Ketenagakerjaan No. M/2/HK.04/II/2026. Untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Pemprov Banten juga memperkuat koordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem seperti hujan, gelombang tinggi, dan angin kencang. Informasi peringatan dini. Akan segera disosialisasikan ke petugas lapangan dan masyarakat.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menekankan pengamanan mudik membutuhkan perencanaan matang dan kerja lintas sektor. Potensi kerawanan antara lain kepadatan pelabuhan, keterbatasan armada, pelanggaran lalu lintas, dan gangguan kamtibmas. “Penegakan hukum harus tegas namun humanis, agar mudik aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Hengki.***

