BBS.COM | KOTA CILEGON -Andra Soni menegaskan peran penting Al Khairiyah dan pendirinya, Brigjen KH Syam’un. Dalam sejarah pembangunan pendidikan nasional.
Hal itu disampaikan Andra saat menghadiri Syiar Ramadan Al Khairiyah di Universitas Al Khairiyah, Kota Cilegon, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Andra, Brigjen KH Syam’un merupakan tokoh yang sejak awal konsen pada pengembangan pendidikan. Pada 1925, ia mendirikan Madrasah Al Khairiyah yang kemudian berkembang menjadi Universitas Al Khairiyah.
Dalam kesempatan itu, Andra juga memaparkan capaian Program Pendidikan Gratis Pemerintah Provinsi Banten yang mulai berjalan pada 2025 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.
“Sekitar 60.730 siswa telah mengikuti program sekolah gratis. Tahun ini akan kita tingkatkan, termasuk menyasar sekolah-sekolah berbasis keagamaan,” ujar Andra.
Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan akses pendidikan.
Selain sektor pendidikan, Pemprov Banten juga menyalurkan bantuan sosial dan keagamaan dalam rangkaian Safari Ramadan, meliputi bantuan untuk masjid, pondok pesantren, guru ngaji, bantuan pendidikan, serta alat bantu disabilitas.
Pada kesempatan yang sama, Andra juga meminta dukungan atas pengusulan Ki Wasyid sebagai pahlawan nasional.
Ketua Umum PB Al Khairiyah KH Ali Mujahidin menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Banten terhadap pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda. Sementara Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dengan program-program provinsi.***

