BBS.COM | CILEGON –– Persatuan Praktisi Maritim Indonesia (PRAMARIN) Banten mendorong penguatan sektor maritim melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Salah satu upaya tersebut.Diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan dialog lintas praktisi bertema “Sinergi, Kolaborasi. Dan Inovasi untuk Penguatan Sektor Maritim Banten”, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini mempertemukan sejumlah praktisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk membahas peluang. Serta tantangan pengembangan sektor maritim di Provinsi Banten.
Ketua DPD PRAMARIN Banten, Khoirul Umam, mengatakan kolaborasi antara praktisi, dunia usaha, pemerintah. Dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk meningkatkan daya saing sektor maritim.
Menurut Khoirul, Banten memiliki potensi besar di sektor kemaritiman. Karena didukung wilayah pesisir, keberadaan pelabuhan. Serta posisi strategis dalam jalur perdagangan nasional dan internasional.
“Melalui kegiatan silaturahmi dan dialog ini, PRAMARIN Banten berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor. Sekaligus melahirkan gagasan dan langkah nyata bagi kemajuan kemaritiman di Provinsi Banten,” ujar Khoirul.
BGD Bersiap Ekspansi ke Sektor Maritim
Khoirul juga mengungkapkan bahwa Banten Global Development (BGD). Bersiap memperluas kegiatan bisnis ke sektor maritim.
Ia menilai sektor tersebut memiliki peluang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka kesempatan investasi, serta memPRAMARIN Banten Dorongperluas lapangan kerja.
“Melalui sinergi, kolaborasi, dan inovasi dengan berbagai pihak, kami berharap pengembangan bisnis maritim dapat membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja. Serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal,” kata Khoirul.
Menurut dia. Pengembangan sektor maritim perlu dilakukan secara terintegrasi. Dengan melibatkan berbagai pihak.Dengan demikian, potensi yang dimiliki Banten dapat dimanfaatkan. Untuk mendorong pertumbuhan kegiatan usaha dan memperkuat perekonomian daerah.
Sektor maritim sendiri mencakup berbagai bidang, antara lain pelayaran, kepelabuhanan, perikanan, logistik, dan industri pendukung. Pengembangan bidang-bidang tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur, sumber daya manusia, inovasi, serta iklim investasi yang kondusif.
Libatkan Pelaku Usaha dan Akademisi
PRAMARIN Banten menyatakan siap menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi bagi praktisi maritim, dunia usaha, pemerintah, serta kalangan akademisi.
Melalui dialog lintas praktisi, organisasi tersebut berharap terbangun kerja sama yang lebih erat. Untuk mengidentifikasi peluang dan merumuskan langkah konkret dalam pengembangan sektor maritim.
Kegiatan tersebut. Turut dihadiri Ketua HIPKA Banten, perwakilan PT KBS. Banten Global Development. (BGD), BPJS Ketenagakerjaan, DPD INSA Banten. APBMI Banten, mahasiswa UPI. Serta sejumlah undangan lainnya.
Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.. Diharapkan dapat memperkuat komunikasi.Dan membuka peluang kerja sama. Untuk mendukung pengembangan sektor maritim di Provinsi Banten.
(Suheli)

