BBS.COM | TANGERANG – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Kampus UNITOP. Dan Kampus Polytechnic Volunteer. Di Kabupaten Tangerang untuk meninjau kesiapan pembentukan dua perguruan tinggi vokasi baru. Selasa (19/05/2026).
Kunjungan tersebut.Diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja.
Soma Atmaja menjelaskan bahwa kedua kampus tersebut disiapkan. Untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat. Khususnya di sektor industri hospitality dan kesehatan.
Universal Tourism Polytechnic atau UNITOP akan fokus pada bidang hospitality dan pariwisata. Sementara Polytechnic Volunteer. Yang berada di bawah naungan Palang Merah Indonesia Kabupaten Tangerang akan berfokus pada pendidikan kesehatan vokasi.

Menurut Soma. Pendidikan vokasi memiliki porsi praktik yang lebih dominan. Dibanding teori.Sehingga lulusan diharapkan siap langsung memasuki dunia kerja.
“Kedua kampus ini memang disiapkan agar lulusannya langsung siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Tangerang kini berkembang menjadi pusat industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Dengan pertumbuhan hotel, kafe, ruang konferensi, dan penyelenggaraan event nasional maupun internasional yang terus meningkat.
Karena itu. Pemerintah daerah menilai kebutuhan tenaga profesional di bidang hospitality dan pengelolaan event semakin besar.
Selain sektor pariwisata. Pemkab Tangerang juga mendorong penguatan pendidikan vokasi kesehatan. Melalui Polytechnic Volunteer. Beberapa jurusan yang direncanakan. Antara lain teknologi bandara, fisioterapi, dan gizi.
Menurut Soma. Program studi teknologi bandara. Dan kesehatan vokasi. Masih sangat terbatas di Indonesia. Padahal kebutuhan tenaga profesional di bidang tersebut cukup tinggi.
Sementara itu. Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dalam mendorong lahirnya dua politeknik baru yang dinilai sangat relevan. Dengan kebutuhan industri saat ini.
Ia menyebut. Jumlah perguruan tinggi di Provinsi Banten masih terbatas. Dari sekitar 84 perguruan tinggi di Banten, hanya sekitar 15 yang berada di Kabupaten Tangerang.
“Kehadiran dua politeknik baru ini sangat dibutuhkan, apalagi program studinya benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan kesehatan saat ini,” ujar Lukman.
Menurutnya. Program studi teknologi bandara saat ini baru tersedia. Di dua perguruan tinggi di Indonesia. Sementara itu. Kebutuhan tenaga fisioterapi dan tenaga hospitality terus meningkat, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk untuk industri kapal pesiar dan jaringan hotel internasional.
LLDIKTI Wilayah IV. Menargetkan seluruh persyaratan administrasi. Dan akademik pembentukan kedua politeknik tersebut. Dapat diselesaikan pada Juli 2026.
Jika seluruh proses berjalan lancar. Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer. Ditargetkan mulai beroperasi pada September atau Oktober 2026.**

