BBS.COM | PANDEGLANG – Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya semangat pantang menyerah.Dan kedisiplinan dalam meraih prestasi. saat membuka Kejuaraan Pencak Silat. Championship 2026, Satria Muda Indonesia (SMI) KOMDA Banten Cup II di Gedung Graha Pancasila, Kabupaten Pandeglang,Kamis (14/5/2026).
Dalam sambutannya,Andra mengatakan semangat untuk terus bangkit setelah mengalami kegagalan merupakan nilai penting yang harus dimiliki generasi muda.
“Kalau jatuh, bangkit. Jatuh, bangkit lagi. Jatuh lagi, bangkit lagi. Itu yang selalu dipesankan Presiden Prabowo Subianto untuk terus berjuang,” ujar Andra.
Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga atau ajang kompetisi,tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sportif. Dan memiliki semangat juang tinggi.
“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas. Serta melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa,” katanya.
Andra juga mengapresiasi kedisiplinan para peserta selama kegiatan berlangsung. Ia menilai disiplin menjadi salah satu kunci dalam mengejar ketertinggalan dan memperbaiki kelemahan.
Selain itu, ia mengingatkan para atlet agar tidak mudah menyerah ketika mengalami kekalahan. Karena hasil yang baik lahir dari proses latihan yang tekun dan konsisten.
Dalam kesempatan tersebut, Andra turut mengapresiasi Satria Muda Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan.
Sementara itu, Ketua Perguruan Pencak Silat SMI KOMDA Banten.Habibi Haliburton berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda tahunan.Sekaligus melahirkan atlet berprestasi dari Banten.
Menurutnya.Para pemenang akan dipersiapkan melalui pemusatan latihan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional SMI di Sentul, Bogor, pada Juni 2026.
Kejuaraan Pencak Silat Championship 2026 SMI KOMDA Banten Cup II diikuti 343 peserta. Dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

