BBS.COM | SERANG — Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengatakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Untuk SMA, SMK, dan SKh Negeri tahun ajaran 2026/2027. Dilakukan secara berkala. Guna memastikan seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama.
“SPMB untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik. Kali ini pendaftaran dilakukan secara berkala,” ujar Deden saat membuka sosialisasi SPMB. Di SMKN 4 Kota Serang, Rabu (29/4/2026).
Menurut dia. Mmekanisme berkala memungkinkan calon siswa mendaftar secara bergantian. Sehingga peluang penerimaan lebih merata. Di tengah tingginya minat masuk sekolah negeri.
Deden menyebut. SPMB setiap tahun menjadi sorotan karena melibatkan puluhan ribu peserta. Sementara daya tampung sekolah negeri terbatas. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan terdapat empat jalur pendaftaran. Yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Jika tidak diterima di sekolah negeri.Calon siswa dapat memilih sekolah swasta yang telah didukung Program Sekolah Gratis.
“Mulai tahun kemarin sudah dicanangkan Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta. Ada 801 sekolah dengan sekitar 60 ribu siswa,” kata Deden.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan. Dan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Deden juga mengapresiasi peran guru dalam mendidik siswa.. Serta menekankan pentingnya dukungan semua pihak terhadap sektor pendidikan.
Sementara itu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Jamaludin, mengatakan saat ini SPMB memasuki tahap pra-pendaftaran yang berlangsung. Sejak 20 April hingga 31 Mei 2026.
Tahap pra-SPMB. Dilakukan untuk validasi data administrasi calon siswa. Seperti domisili dan nilai rapor. Guna memastikan proses pendaftaran utama berjalan lancar.
“Sehingga nanti pada saat SPMB pada 10 Juni 2026, bisa berjalan lancar. Tidak lagi bicara masalah domisili, nilai, dan sebagainya,” ujarnya.
Ia menyebut, hingga saat ini sekitar 70 ribu siswa telah mengikuti tahap pra-SPMB.
Adapun pendaftaran SPMB SMA.Dibagi dalam empat jalur dengan kuota masing-masing. Yakni domisili 35 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi 5 persen.
Jalur domisili.Dibagi menjadi domisili lingkungan sekolah dan wilayah. Dengan jadwal pendaftaran 10–11 Juni 2026 dan 17–18 Juni 2026. Jalur prestasi berlangsung pada 27–29 Juni 2026 untuk akademik dan 2–3 Juli 2026 untuk non-akademik.
Sementara jalur afirmasi.Dibuka pada 22–23 Juni 2026 bagi keluarga tidak mampu. Dan penyandang disabilitas, serta jalur mutasi pada 7–8 Juli 2026. Untuk perpindahan tugas orang tua atau anak tenaga pendidik.
Untuk SMK. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor. Tes kemampuan akademik, serta tes minat dan bakat. Calon siswa dapat memilih dua program keahlian dalam satu sekolah.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Pemerintah Provinsi Banten. Sementara untuk Sekolah Khusus (SKh) dilakukan secara luring.(Otg)

