Berita Branding Inspirasi SEO
Beranda » Berita » Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Kemarau, IWO Indonesia Minta DLHK dan Bupati Serang Lakukan Investigasi

Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Kemarau, IWO Indonesia Minta DLHK dan Bupati Serang Lakukan Investigasi

BBS.COM | SERANG — Kondisi Sungai Ciujung yang kembali menghitam saat musim kemarau menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Serang, Banten. Perubahan warna air yang disertai bau menyengat menyerupai oli itu dilaporkan terjadi di sejumlah titik aliran sungai. Mulai dari kawasan Kragilan hingga wilayah hilir di Kecamatan Tirtayasa.

Berdasarkan pantauan warga, kondisi tersebut terlihat di sekitar Kampung Longjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa. Air sungai tampak lebih gelap dibandingkan kondisi normal dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang bergantung pada sungai untuk berbagai aktivitas.

Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Serang. Suprani, meminta pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Guna mengetahui penyebab perubahan kondisi air Sungai Ciujung tersebut.

“Ini bukan persoalan baru. Hampir setiap tahun saat debit air menurun pada musim kemarau, masyarakat kembali menyaksikan Sungai Ciujung menghitam. Dan mengeluarkan bau menyerupai oli. Kami meminta DLHK dan Bupati Serang. Segera melakukan pengecekan lapangan. Serta uji laboratorium. Untuk mengetahui penyebab pastinya,” kata Suprani, Senin (15/6/2026).

Menurut dia, Sungai Ciujung memiliki peran penting bagi masyarakat. Terutama untuk mendukung sektor pertanian, perikanan. Dan berbagai aktivitas ekonomi warga di sepanjang aliran sungai.

Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Aktif Donor Darah: Setetes Darah Bisa Menjadi Harapan Hidup

Karena itu. Dugaan pencemaran yang terjadi secara berulang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Suprani juga meminta hasil pemeriksaan kualitas air nantinya disampaikan secara terbuka. Kepada masyarakat. Transparansi. Menurut dia, penting agar warga mengetahui kondisi sebenarnya serta langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah.

“Apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran lingkungan.Maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Mengingat dampak pencemaran sungai dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab perubahan warna air Sungai Ciujung. Maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Tangerang Ajak Warga Jadikan Donor Darah sebagai Gerakan Kemanusiaan

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pengambilan sampel air, investigasi lapangan, serta pemetaan potensi sumber pencemaran dari hulu. Hingga hilir untuk memastikan kondisi sungai tetap terjaga.

Sungai Ciujung selama ini dikenal sebagai salah satu sungai utama di wilayah Kabupaten Serang yang memiliki fungsi strategis. Bagi kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian di sejumlah kecamatan.

(Suheli)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930