Berita Branding Inspirasi
Beranda » Berita » Gubernur Banten Tekankan Proyek Perubahan PKN II Harus Berdampak Nyata

Gubernur Banten Tekankan Proyek Perubahan PKN II Harus Berdampak Nyata

BBS.COM | PANDEGLANGGubernur Banten, Andra Soni, meminta peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XVI Tahun 2026. Untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan yang visioner, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Penegasan itu disampaikan saat membuka pelatihan.Yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Banten di Pandeglang. Selasa (9/6).

Menurut Andra Soni. Proyek perubahan yang menjadi bagian dari pelatihan tidak boleh sekadar disusun untuk memenuhi persyaratan administrasi. Ia menegaskan, setiap gagasan yang dihasilkan peserta harus dapat diimplementasikan dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi organisasi pemerintahan.

“Proyek perubahan yang akan dibuat harus mampu diimplementasikan.Bukan hanya disusun untuk memenuhi persyaratan PKN II,” kata Andra Soni.

Ia menambahkan, proyek perubahan harus memberikan manfaat yang terukur dan berkelanjutan. Sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah dan pelayanan publik.

Andra Soni menilai peserta PKN II memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam birokrasi. Karena itu, mereka dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi pembangunan daerah.Ke dalam program.Kegiatan.Dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Wagub Banten Apresiasi IWAPI dalam Penciptaan Lapangan Kerja dan Pemberdayaan Perempuan

“Saya meyakini dengan kompetensi kepemimpinan yang terus ditingkatkan, aparatur pemerintah akan semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyematkan tanda peserta secara simbolis. Menyerahkan santunan kepada sepuluh anak yatim piatu. Serta menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh peserta PKN II Angkatan XVI.

Sementara itu.Kepala BPSDM Provinsi Banten, Deni Hermawan mengatakan pelatihan diikuti 55 peserta.Dan berlangsung selama 107 hari. Dengan metode blended learning. Yang memadukan pembelajaran klasikal dan nonklasikal.

Menurutnya. Proses pembelajaran didukung para narasumber dan fasilitator yang berasal dari kalangan praktisi, akademisi. Serta widyaiswara yang berpengalaman guna memperkuat kompetensi kepemimpinan peserta.

Kemarau Panjang, Warga Desa Cemplang Serang Krisis Air Bersih hingga Antre Larut Malam

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930