Berita Branding Business Infrastruktur Inspirasi
Beranda » Berita » CV Afidha Karya Mandiri Dipertanyakan, Pengawasan Proyek Dinilai Lemah

CV Afidha Karya Mandiri Dipertanyakan, Pengawasan Proyek Dinilai Lemah

Table of Contents

BBS.COM | TANGERANGPelaksanaan proyek peningkatan lapangan RT/RW 10/09 di Kelurahan Kutabaru. Yang dikerjakan oleh CV Afidha Karya Mandiri menjadi sorotan aktivis dan media. Proyek tersebut diduga tidak sepenuhnya sesuai aturan teknis maupun spesifikasi dalam kontrak kerja. Kamis (21/5/2026)

Pekerjaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang itu memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp148,8 juta. Dengan masa pelaksanaan selama 75 hari kalender.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, sejumlah pihak menyoroti kualitas pekerjaan. Mulai dari hasil pengecoran beton yang dinilai diragukan hingga dugaan pengurangan ketebalan beton.

Selain itu, pemasangan wiremesh disebut tidak maksimal dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi pada gambar kerja maupun kontrak proyek.

Pemasangan wiremesh juga dipersoalkan karena disebut dilakukan tanpa menggunakan dudukan atau kaki penyangga, sehingga besi langsung menempel pada dasar pengecoran.

Proyek U-Ditch di Kosambi Sukadiri Tangerang Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

Aktivis turut menyoroti kualitas agregat material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut. Di sisi lain, permukaan beton disebut tidak dilakukan proses curing atau penyiraman pasca pengecoran yang seharusnya dilakukan. Untuk menjaga kualitas dan kekuatan beton.

Masyarakat berharap Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Guna memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pengawasan Proyek Jadi Sorotan

Selain aspek teknis pekerjaan, pengawasan proyek juga menjadi perhatian publik.

Pengamat konstruksi, Sutikno, menilai Inspektorat Kabupaten Tangerang sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Memiliki kewajiban melakukan pengawasan dan menindaklanjuti informasi terkait dugaan penyimpangan proyek pemerintah.

Ia juga mempertanyakan fungsi pengawasan dari pihak pengawas di Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang. Dalam memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan.

Gubernur Banten Tekankan Penguatan Nilai Pancasila dalam Kebijakan Publik

Sejumlah pihak bahkan mendorong adanya pengaduan resmi apabila tidak ada tindak lanjut dari instansi terkait. Mereka juga meminta pencairan anggaran proyek ditunda sementara hingga dilakukan evaluasi ulang terhadap pekerjaan di lapangan. (Rum)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930