BBS.COM | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Muallaf Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang. Bertepatan dengan Tasyakuran Milad ke-51 MUI Kabupaten Tangerang di Kantor MUI Kabupaten Tangerang, Selasa (28/7/2026).
Dalam kesempatan itu. Maesyal mengatakan Muallaf Center diharapkan menjadi pusat pembinaan bagi para mualaf. Melalui pendampingan, edukasi, dan penguatan keimanan. Agar mampu beradaptasi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Kehadiran Muallaf Center merupakan langkah nyata dalam memberikan pendampingan, pembinaan, edukasi. Serta penguatan keimanan bagi saudara-saudara kita yang telah memilih Islam sebagai jalan hidupnya,” kata Maesyal.
Selain meresmikan Muallaf Center. Maesyal juga mengucapkan selamat atas Milad ke-51 MUI Kabupaten Tangerang. Ia mengapresiasi peran MUI yang dinilai konsisten membimbing umat. Menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah. Serta menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan kehidupan keagamaan.

Menurut dia, tema Milad tahun ini, “Konsisten Berkhidmat untuk Umat Mengawal Moralitas Bangsa. Menuju Tangerang Semakin Gemilang”, mencerminkan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi. Tetapi juga diiringi penguatan moral, karakter, dan spiritual masyarakat.
Maesyal menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing dengan tetap menjunjung nilai-nilai religius. Salah satu indikatornya, kata dia, adalah keberhasilan Kabupaten Tangerang. Meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Tingkat Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, MUI, pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam. ara guru ngaji, kiai dan masyarakat dalam membina generasi yang mencintai Al-Qur’an.
Ia pun mengajak para orang tua untuk terus menanamkan nilai-nilai agama dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Sebagai bekal membentuk generasi yang berakhlak mulia.
“Saya meyakini. Apabila pembangunan daerah dibarengi dengan penguatan akhlak. Pendidikan agama, dan nilai-nilai persaudaraan. Maka cita-cita mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera. Dan berdaya saing akan semakin mudah kita raih,” ujar Maesyal.
*Red

