BBS.COM | TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyatakan pemerintah daerah akan mengupayakan perbaikan Padepokan Seni Gema Wirahma di Desa Pangkat. Kecamatan Jayanti, yang mengalami kebocoran saat hujan. Perbaikan tersebut direncanakan masuk dalam penganggaran tahun 2027.
Pernyataan itu.Disampaikan Maesyal saat menghadiri kegiatan NGEMAS (Ngeriung Maesyal) di Padepokan Seni Gema Wirahma, Jumat (18/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Maesyal berdialog langsung dengan masyarakat dan pelaku seni. Untuk menyerap aspirasi terkait pengembangan seni dan budaya di wilayah tersebut.
“Ada usulan untuk perbaikan gedung karena kalau hujan mengalami kebocoran. Nanti kita bantu sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Untuk bantuan alat-alat kesenian, kita juga sudah bantu,” kata Maesyal.
Menurut Maesyal, dukungan pemerintah terhadap fasilitas seni dan budaya harus mengikuti mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah. Setiap program yang menggunakan APBD harus direncanakan.Serta dianggarkan terlebih dahulu.
“Kalau ada kegiatan yang diusulkan dan masuk dalam APBD tentu dapat kita dukung sesuai dengan anggaran yang tersedia.Karena setiap penggunaan APBD harus direncanakan dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, anggaran 2026 telah berjalan sehingga perbaikan bangunan padepokan tidak dapat langsung direalisasikan pada tahun ini. Pemerintah daerah akan mengarahkan usulan tersebut untuk dibahas dalam penyusunan anggaran 2027.
“Untuk kondisi bangunan ini. Karena anggaran 2026 sudah berjalan, nanti kita alokasikan dalam anggaran 2027. Sehingga padepokan ini bisa digunakan dengan nyaman untuk kegiatan anak-anak dan masyarakat yang mencintai seni budaya,” tutur Maesyal.
Selain membahas persoalan fasilitas. Kegiatan NGEMAS juga diisi dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi kompor gas untuk mendukung usaha, sembako, serta fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Maesyal mengatakan keberadaan sanggar seni memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni budaya dan kearifan lokal. Menurut dia, sanggar juga dapat menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda. Untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang seni.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran kita di sini dapat memberikan hal-hal yang positif. Khususnya semangat untuk melestarikan budaya dan kesenian yang ada di Desa Pangkat,” katanya.
Maesyal berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku seni terus terjalin. Ia menilai pengembangan kesenian lokal membutuhkan ruang dan dukungan. Agar potensi seni budaya di Kabupaten Tangerang dapat terus berkembang.
“Yang lebih utama adalah potensi-potensi lokal kesenian yang ada di Kabupaten Tangerang bisa terus berkembang dan tampil,” pungkasnya. (Nida)

