Berita Branding Ekonomi Inspirasi Kesehatan
Beranda » Berita » Puskesmas Rajeg Intensifkan Pencegahan Stunting dan Penyakit Menular

Puskesmas Rajeg Intensifkan Pencegahan Stunting dan Penyakit Menular

BBS.COM | TANGERANG – Upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan Puskesmas Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Pencegahan stunting, penanganan penyakit menular, hingga peningkatan gizi balita dan ibu hamil. Menjadi fokus utama dalam program pelayanan kesehatan masyarakat tahun 2026.

Dalam kegiatan sosialisasi kesehatan yang digelar di Aula Kecamatan Rajeg pada Senin (25/5/2026). Berbagai pihak menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, desa, dan masyarakat. Dalam mencegah penyebaran penyakit serta meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Camat Rajeg, Oman Apriaman, mengatakan penanganan stunting dan peningkatan gizi masyarakat menjadi prioritas pemerintah di wilayah Kecamatan Rajeg. Menurutnya, sejumlah program penambahan gizi bagi balita dan ibu hamil telah berjalan di beberapa titik pelayanan kesehatan masyarakat.

“Penanganan stunting menjadi prioritas. Penambahan gizi balita dan ibu hamil terus diperhatikan agar kualitas kesehatan masyarakat semakin baik,” ujar Oman Apriaman dalam sambutannya.

Selain persoalan gizi, pihak kecamatan juga menyoroti pentingnya pencegahan penyakit menular di tengah masyarakat. Camat Rajeg mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penyebaran penyakit.

Pemkab Tangerang Gelar Seminar Internasional TIDS 2026, Bahas Tantangan Daerah Aglomerasi hingga Transformasi Digital

“Terkait penyakit menular, masyarakat terus kami imbau agar menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Untuk penyakit seperti HIV, masyarakat diingatkan agar menghindari perilaku berisiko dan menjaga kesetiaan terhadap pasangan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Rajeg Deni, Kepala Puskesmas Rajeg dan Sukatani, para kepala desa, aparatur desa. Serta masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rajeg, drg. Tohiroh, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan upaya deteksi dini dan penanganan penyakit menular, termasuk HIV. Namun, menurutnya, masih terdapat kendala karena sebagian masyarakat yang terindikasi terjangkit penyakit tertentu merasa takut atau malu untuk memeriksakan diri.

“Yang kami khawatirkan apabila ada masyarakat yang terjangkit HIV tetapi merasa malu untuk berobat atau memberikan informasi terkait kondisinya. Padahal data tersebut penting. Agar penanganan bisa segera dilakukan,” ujar Tohiroh.

Ia berharap seluruh pemerintah desa dan pihak kelurahan di wilayah Kecamatan Rajeg dapat terus bersinergi dengan Puskesmas. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Sepatan Timur Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi dan Lemahnya Pengawasan Mencuat

“Kami berharap seluruh desa di Kecamatan Rajeg dapat bekerja sama dengan pihak Puskesmas. Agar masyarakat semakin maju dan lebih baik dalam hal kesehatan,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Rajeg bersama tenaga kesehatan juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan kesehatan, melakukan pemeriksaan rutin. Serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan penyakit sejak dini.**

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031