BBS.COM | JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar kegiatan Pembinaan Rohani (Binroh) bagi personel beragama Hindu di Pura Aditya Jaya. Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas spiritual, soliditas internal, dan implementasi nilai-nilai Dharma dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Sekitar 250 personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Mabes Polri hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya berasal dari SSDM Polri, Baharkam Polri, Korsabhara, Korpolairud, Korbinmas. Yanma Polri, Sepolwan Lemdiklat Polri.Hingga Slog Polri.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta an dilanjutkan persembahyangan bersama yang berlangsung khidmat. Kegiatan ibadah tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Ketua Banjar Pura Rawamangun Jakarta Timur, I Putu Maharta Adijadnja, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para personel Hindu Polri. Ia menilai pura harus menjadi ruang kebersamaan. Sekaligus rumah kedua bagi para anggota yang merantau.
“Kami berharap rekan-rekan personel tidak sungkan untuk sering berkunjung dan bersembahyang di Pura Rawamangun. Tempat ini senantiasa terbuka untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan umat Hindu,” ujarnya.
Sementara itu. I Bagus Rai Elryanto dalam arahannya menekankan pentingnya tradisi bersimakrama. Aatau silaturahmi antarsesama anggota Hindu di lingkungan Mabes Polri. Menurutnya, hubungan internal yang harmonis akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik.
“Dengan hubungan yang kuat dan harmonis, kita dapat mendukung terwujudnya Polri yang Presisi. Anggota harus mampu mengaplikasikan ajaran-ajaran Dharma dalam tugas sehari-hari. Agar menjadi polisi yang humanis,” tegasnya.
Kegiatan inti diisi Dharma Wacana oleh Dewa Ketut Suratnaya dengan tema. “Kepemimpinan Polri dalam Konsep Tri Murti. Serta Tri Kaya Parisudha Hindu”.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penerapan nilai Tri Kaya Parisudha sebagai landasan moral anggota Polri. Yakni berpikir baik (Manacika), berkata baik (Wacika), dan berbuat baik (Kayika).
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung hangat penuh kebersamaan. Melalui kegiatan rutin ini, Mabes Polri berharap dapat membentuk personel yang tidak hanya profesional secara teknis. Tetapi juga memiliki mental spiritual yang kuat dalam mengayomi masyarakat.**

