BBS.COM | SERANG – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan sektor pariwisata di Provinsi Banten terus menunjukkan kebangkitan. Khususnya di kawasan wisata pantai Anyer-Carita. Kebangkitan tersebut.Ditandai dengan hadirnya hotel, resor. Dan fasilitas pendukung baru guna menampung wisatawan.
Hal itu.Disampaikan Andra saat menghadiri soft opening Mövenpick Resort Carita. Di Jalan Raya Anyer-Sirih, Kabupaten Serang, Minggu (17/05/2026).
“Pasca 2018 wisata kita sempat drop, tetapi Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini mulai tumbuh dan bangkit kembali,” ungkap Andra.
Menurutnya. Kebangkitan pariwisata di kawasan pesisir barat Banten. Ttdak terlepas dari pembenahan yang dilakukan pemerintah daerah. Bersama pelaku pariwisata. Mulai dari peningkatan pelayanan. Hingga pembinaan pelaku usaha dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Andra menilai Provinsi Banten memiliki potensi wisata yang lengkap dan berdaya saing. Dibandingkan daerah lain di Indonesia. Mulai dari wisata pantai, gunung, curug, laut, pulau, budaya. Hingga wisata religi.
“Di sekitar Jakarta tidak ada potensi seperti Banten. Punya pantai, gunung, curug, laut, pulau, kebudayaan, hingga wisata religi; lengkap semuanya,” katanya.
Ia juga optimistis akses menuju kawasan wisata Anyer–Cinangka–Carita. Akan semakin baik seiring rampungnya Jalan Tol Serang–Panimbang. Yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Serta meningkatkan daya tarik wisata Banten.
“Alhamdulillah, dalam waktu dekat Tol Serang–Panimbang selesai sehingga akses ke sini akan semakin bagus,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun sektor pariwisata nasional.
Menurut Yandri. Pemerintah juga akan mendorong pengembangan desa wisata. Di kawasan penyangga Anyer, Cinangka. Dan Carita agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi selain wisata pantai.
“Pesan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita ini bukan superman, melainkan superteam. Tidak mungkin negeri ini bisa maju kalau tidak berkolaborasi,” ujar Yandri.
Ia menambahkan, keberadaan resor berskala internasional.Diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi desa-desa sekitar.
“Kita ingin orang yang menginap di Mövenpick tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga bisa berwisata ke desa-desa, menikmati budaya, kuliner, air terjun, dan potensi lainnya,” tambahnya.
Sementara itu. Senior Vice President Operations and Government Relations. Adi Satria, menyampaikan bahwa Mövenpick Resort Carita merupakan resor Mövenpick kelima di Indonesia.
“Dengan dibukanya Mövenpick Resort Carita, kami yakin akan semakin memperkuat kehadiran Accor di destinasi-destinasi pesisir di Indonesia,” ujarnya.
Adi menjelaskan.Accor saat ini menaungi lebih dari 6.000 hotel dengan 40 merek di 110 negara. Sementara Mövenpick telah berkembang di 40 negara dengan lebih dari 140 hotel dan resor.
General Manager Mövenpick Resort Carita.Christophe Keramaris berharap kehadiran resor tersebut dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Banten secara keseluruhan.
“Kami berharap Mövenpick dapat menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan domestik maupun internasional,” tuturnya.
Acara tersebut. Turut dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Unsur Forkopimda Provinsi Banten, Forkopimda Kabupaten Serang, Serta sejumlah tamu undangan lainnya.**

