Berita Branding Business Ekonomi Infrastruktur
Beranda » Berita » Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Paving Block di Sepatan Timur Tuai Sorotan Aktivis

Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Paving Block di Sepatan Timur Tuai Sorotan Aktivis

BBS.COM | TANGERANGProyek pembangunan paving block di Perum Puri Angkasa RT/RW 01/005. Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Yang bersumber dari APBD Tahun 2026 dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp119.365.000, menjadi sorotan sejumlah pihak. Rabu (22/4/2026)

Proyek yang dikerjakan oleh CV.Najiah Karya dengan waktu pelaksanaan 21 hari kalender itu.Diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis. Sebagaimana tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Berdasarkan pantauan di lapangan, ditemukan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan, di antaranya penggunaan material agregat.Yang diduga tercampur pasir dan tanah, serta lapisan pondasi bawah (LPB) yang dinilai tidak merata.

Selain itu, kondisi jalan paving block lama masih terlihat dan yang rendah hanya dilakukan amparan angregat. Jalan paving lama tidak dilakukan pembongkaran menyeluruh.Lapisan abu batu sebagai dasar pemasangan paving block juga disebut terlalu tipis.Sementara pemasangan kanstin atau pembatas jalan hasil tanam tersisa 5,6cm di permukaan atas dinilai tidak sesuai standar ketinggian teknis.

Sejumlah pihak juga menyoroti adanya dugaan ketidaksesuaian antara item pekerjaan di RAB dengan realisasi di lapangan. Hal tersebut memunculkan dugaan potensi ketidakefisienan anggaran hingga indikasi mark-up.

Inspektorat dan BPK Diminta Turun Tangan, Warga Desak Audit Proyek Balai Warga RW 005 Tangerang

Aktivis Kabupaten Tangerang sekaligus pengamat konstruksi, Sutikno, menilai pelaksanaan proyek tersebut tidak mengacu pada spesifikasi teknis yang semestinya.

“Dari hasil pengamatan kami, terdapat indikasi pekerjaan tidak sesuai standar teknis, baik dari kualitas material maupun pelaksanaan di lapangan. Hal ini perlu menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Selain itu, lemahnya pengawasan dari pihak kecamatan juga turut disorot. Pengawas dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur tersebut.

Sutikno menambahkan, diperlukan langkah audit menyeluruh oleh instansi terkait seperti Inspektorat untuk memastikan tidak adanya potensi kerugian keuangan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana CV. Najiah Karya maupun pihak kecamatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (Jaenuddin)

Polsek Pasar Kemis Pastikan Tidak Ada Aktivitas Sabung Ayam di Kampung Ilat


Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930