BBS.COM | SERANG — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten. Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat. Khususnya pelaku usaha mikro, kecil. Dan menengah (UMKM). Untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Ajakan tersebut. Disampaikan saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Banten. Yusniar Juliana, di Kota Serang. Kamis (9/4/2026).
Tinawati menegaskan. Sensus ekonomi penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Khususnya dalam melihat perkembangan ekonomi daerah.
“Database sangat dibutuhkan. Untuk mengambil kebijakan dan langkah pembangunan di Provinsi Banten,” ujarnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari peran rumah tangga, termasuk kontribusi perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam sensus menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Tinawati juga menekankan bahwa sensus ekonomi tidak berkaitan dengan pajak penghasilan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam memberikan data.
“Kami mengajak pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk memberikan informasi yang akurat,” katanya.
Sebagai Ketua TP PKK, ia mengimbau seluruh kader PKK di tingkat provinsi. Hingga kabupaten/kota untuk berkolaborasi dengan BPS. Dalam mengedukasi masyarakat agar ikut serta dalam pendataan.
Sementara itu, Kepala BPS Banten. Yusniar Juliana, menyampaikan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis. Dalam memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat.
“Sensus ekonomi ini sangat kuat sebagai dasar perumusan kebijakan. Namun membutuhkan dukungan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 1 Mei. Hingga Agustus 2026. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dengan baik.Serta memberikan jawaban yang jujur agar data yang dihasilkan akurat dan mencerminkan kondisi sebenarnya.(Otg)

