BBS.COM | SERANG – Gubernur Andra Soni menerima dua Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).Kepatuhan dan Kinerja Semester II Tahun 2025 dari BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Senin (23/2/2026). Dua LHP tersebut mencakup pengelolaan pajak dan retribusi daerah serta efektivitas pengelolaan Bank Banten Tahun 2024 hingga triwulan III 2025.
“Hasil pemeriksaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah,” kata Andra Soni di Aula BPK Banten. Ia menekankan bahwa LHP memberikan gambaran objektif mengenai kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas sistem pemungutan pajak, akurasi pencatatan dan pelaporan, serta hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti.
Terkait pengelolaan Bank Banten, Gubernur memastikan rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti untuk menjaga kesehatan dan daya saing bank milik daerah tersebut. “LHP ini menjadi acuan bagi pemegang saham untuk memastikan Bank Banten dikelola sehat, kompetitif, dan profesional,” ujarnya. Pemprov Banten telah membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi sesuai tenggat waktu.
Andra Soni juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Banten menindaklanjuti rekomendasi BPK secara konsisten. Menurutnya, tata kelola keuangan yang baik menjadi tolok ukur kepercayaan publik, investor, dan pemangku kepentingan.

Kepala BPK Banten, Firman Nurcahyadi, menjelaskan LHP Semester II 2025 mencakup sembilan entitas pemeriksaan, meliputi program nasional dan daerah, pendapatan asli daerah, BUMD, Bank Banten, serta infrastruktur di Kota Tangerang. Secara umum, entitas yang diperiksa telah memenuhi ketentuan perundang-undangan, meski masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
Firman menegaskan, pemeriksaan terhadap Bank Banten bertujuan mendorong penguatan operasional agar bank pembangunan daerah ini lebih sehat dan berdaya saing. Pemerintah daerah diharapkan menindaklanjuti rekomendasi sesuai ketentuan 60 hari.
Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, menyambut baik hasil LHP dan berharap pemerintah kabupaten/kota turut mendukung penguatan Bank Banten. “Kebersamaan menjadi kunci. Jika ingin besar, Bank Banten harus didukung seluruh pemangku kepentingan di Banten,” ujarnya.

