BBS.COM | BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pemerintah Provinsi Banten. Mendorong keterlibatan aktif Generasi Z (Gen Z). Dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah dan nasional.
Hal tersebut. Disampaikan Asda Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Rina Dewiyanti. Dalam kegiatan Soemitro Fest di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Selasa (24/2/2026). Ia menegaskan bahwa koperasi harus menjadi instrumen masa depan, bukan sekadar tempat simpan pinjam.
“Mari kita jadikan koperasi sebagai instrumen masa depan. Bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi wadah kolaborasi, pemberdayaan, dan kemandirian ekonomi generasi muda,” ujarnya.
Dorong Kolaborasi dan Transformasi Digital
Pemprov Banten mengapresiasi langkah Kementerian Koperasi Republik Indonesia dalam meningkatkan minat Gen Z. Terhadap gerakan koperasi melalui program Soemitro Fest atau Koperasi Goes to Campus. Program ini.Dinilai menjadi ruang sinergi seluruh pemangku kepentingan. Untuk memperkuat koperasi.
Rina menyebut kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berada di kisaran 5–6 persen. Yang menunjukkan peran penting koperasi dalam fondasi ekonomi nasional.
Namun demikian ia mengakui partisipasi Gen Z dalam koperasi masih relatif rendah. Dibandingkan proporsi demografi mereka.Padahal, generasi ini dikenal adaptif terhadap teknologi, kreatif. Serta memiliki kepedulian terhadap isu keberlanjutan dan keadilan sosial.
Karena itu, koperasi perlu bertransformasi dengan:
- Digitalisasi layanan
- Tata kelola transparan dan akuntabel
- Model bisnis berbasis platform
- Kolaborasi dengan startup dan UMKM kreatif
“Koperasi Merah Putih jangan sampai identik dengan model dan cara yang lama. Kita ingin koperasi menjadi ruang aktualisasi Gen Z, bukan hanya sebagai anggota. Tetapi sebagai inovator, penggerak,bahkan founder koperasi modern yang profesional. Dan kompetitif,” tegasnya.
Kampus Jadi Basis Penguatan Literasi Koperasi
Sementara itu. Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan bahwa program Koperasi Goes to Campus. Merupakan bagian dari literasi Koperasi Merah Putih. Kampus.Dipilih sebagai lokasi strategis. Karena menjadi pusat lahirnya generasi muda calon pemimpin masa depan.
“Sehingga kita berharap lulusan-lulusan kampus bisa menjadi penggerak dan pengelola KDMP,” katanya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan generasi muda. Koperasi diharapkan mampu bertransformasi menjadi ekosistem ekonomi. Yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

