BBS.COM| SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen menyukseskan perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Dengan menggerakkan seluruh lini Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah tersebut diambil. Untuk memastikan Banten mampu memberikan pelayanan terbaik. Sebagai tuan rumah ajang berskala nasional itu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi. Mengatakan koordinasi intensif terus dilakuka. Baik secara internal Pemprov Banten maupun dengan pemerintah pusat. Hingga saat ini. Progres persiapan menunjukkan tren positif. Meski masih terdapat sejumlah detail yang memerlukan perhatian khusus.
“Persiapan HPN 2026 sudah mulai terlihat polanya. Kami melakukan penekanan khusus pada beberapa aspek. Agar saat hari H nanti tidak ada kendala berarti,” ujar Deden saat memimpin rapat koordinasi. Di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (29/1/2026).
Rangkaian kegiatan HPN 2026. Dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 Februari 2026.Salah satu strategi. Yang diterapkan Pemprov Banten. Adalah sistem pendampingan atau liaison officer (LO) oleh OPD. Setiap OPD akan bertanggung jawab mendampingi kontingen dari provinsi tertentu di Indonesia.
“Seluruh OPD kami libatkan. Tujuannya agar pelayanan kepada tamu dari seluruh penjuru Nusantara berjalan efektif. Dan terkoordinasi dengan baik,” tambahnya.
Selain keterlibatan birokrasi. Masyarakat juga akan dilibatkan melalui berbagai kegiatan massal. Seperti jalan santai. Dan festival yang digelar di kabupaten dan kota. Deden berharap HPN 2026 menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi investasi dan kekuatan ekonomi Banten di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Provinsi Banten. Lesman Bangun, menegaskan bahwa marwah tuan rumah HPN. Bukan sekadar seremoni, melainkan pertaruhan nama baik daerah.
“Kami di SMSI siap mengawal penuh dari sisi publikasi agar gaung Banten. Sebagai daerah yang ramah investasi dan kaya budaya terdengar. Hingga ke seluruh pelosok negeri,” ujar Lesman.
Ia menilai pelibatan lintas OPD oleh Pemprov Banten sebagai langkah yang cerdas dan strategis. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan media harus berjalan seimbang.
“Pemerintah menyiapkan infrastruktur, kami menyiapkan narasi positif. Kolaborasi ini harus berjalan dua arah,” imbuhnya.
Lesman juga menekankan pentingnya HPN 2026 di Banten menyentuh aspek transformasi digital, khususnya bagi pelaku UMKM lokal. Melalui peliputan yang masif dan terintegrasi.
“Saya mengajak seluruh pemilik media dan jurnalis di Banten untuk menjadi tuan rumah yang hangat. Mari kita tunjukkan bahwa profesionalisme pers di Banten adalah salah satu yang terbaik di Indonesia,” pungkasnya.***

