BBS.COM | TANGERANG – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang di Kecamatan Pagedangan memasuki hari kedua pada Sabtu (10/1/2026). Di Arena 9 yang berlokasi di Lantai 2 Masjid Al-Gofur, persaingan ketat terlihat pada cabang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dan Hifdzil Hadits.
Sebanyak 37 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang tampil di hadapan dewan hakim. Rinciannya, 17 peserta mengikuti kategori MQK Ula, 12 peserta pada kategori Hifdzil Hadits 100, dan 8 peserta pada kategori Hifdzil Hadits 500.
Dewan Hakim Arena 9. Mahali, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara cermat. Dengan menitikberatkan pada kedalaman pemahaman peserta terhadap teks dan hadits.
“Hari ini kami menilai 37 peserta.Penilaian difokuskan pada aspek fahmil, mufrodat. Serta pemahaman hadits secara mendalam. Jadi bukan hanya hafalan, tetapi juga pemahaman komprehensif,” ujar Mahali.
Ia mengapresiasi persiapan peserta MTQ tahun ini. Yang dinilai semakin matang. Menurutnya, potensi para peserta cukup besar untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
“Melalui penilaian fahmil dan mufrodat, kami bisa melihat sejauh mana penguasaan literatur Islam para peserta. Harapannya, para pemenang nanti mampu membawa nama baik Kabupaten Tangerang ke tingkat selanjutnya,” tambahnya.
Salah satu peserta, Nisa, khafilah dari Kecamatan Sepatan, mengaku merasakan tantangan tersendiri saat tampil di hadapan dewan hakim.
“Tadi saya sempat gugup saat perlombaan. Persiapan yang saya lakukan mungkin belum maksimal, tetapi saya tetap berusaha optimis,” ungkapnya.
Bagi Nisa, keikutsertaannya dalam MTQ merupakan bentuk ikhtiar terbaik yang bisa ia lakukan. “Saya serahkan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa. Yang terpenting, saya sudah berusaha dan memberikan yang terbaik hari ini,” tuturnya.
Perlombaan di Arena 9 berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga akhir sesi, mencerminkan semangat syiar Islam yang terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang.(**)

