BBS COM | SERANG – Pemerintah Desa Lebak kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur desa. Melalui pembangunan jalan rabat beton. Yang kini telah selesai dilaksanakan. Proyek tersebut bersumber dari APBDesa Perubahan Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran. Sebesar Rp16.549.000 (enam belas juta lima ratus empat puluh sembilan ribu rupiah). Sabtu ((20/12/2025)
Jalan rabat beton yang dibangun memiliki spesifikasi dengan ukuran panjang 82 meter. Lebar 1 meter, dan ketebalan 10 sentimeter.
Salah seorang warga setempat, Ibu Eti (60), mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jalan tersebut. Saat diwawancarai wartawan, ia mengatakan bahwa kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan. Dan licin, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Alhamdulillah sekarang jalan sudah dibangun oleh pemerintah desa. Warga sudah tidak kesulitan lagi saat melintas. Dulu jalannya parah dan licin sekali, kasihan warga. Sekarang saya sendiri merasakan kenyamanan, begitu juga warga lainnya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa akses warga menuju kebun dan untuk aktivitas sehari-hari kini jauh lebih baik. “Sekarang warga yang hendak ke kebun dan aktivitas lain sudah enak jalannya, tidak licin lagi. Kami sebagai warga merasa senang sekali. Pak Kades sudah mau memperbaiki jalan di kampung kami,” lanjutnya.
Pembangunan jalan rabat beton ini bertujuan untuk memperlancar akses warga menuju area perkebunan dan permukiman. Sekaligus mendukung mobilitas serta perekonomian masyarakat setempat.
Kepala Desa Lebak, Aruji, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat. Dalam perencanaan pembangunan fisik desa tahun ini.
“Kami berharap jalan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga, terutama dalam mempercepat distribusi hasil perkebunan. Dan meningkatkan kenyamanan aktivitas sehari-hari,” ujar Aruji.
Dengan selesainya proyek ini, warga Desa Lebak menyambut baik hasil pembangunan tersebut berharap program peningkatan infrastruktur desa dapat terus berlanjut di wilayah lain yang masih membutuhkan.
(Suheli)

