Berita Branding Business Infrastruktur Inspirasi
Beranda » Berita » Proyek Jalan Saga–Bunar–Badak Anom Disorot, Publik Menanti Penjelasan DBMSDA

Proyek Jalan Saga–Bunar–Badak Anom Disorot, Publik Menanti Penjelasan DBMSDA

BBS.COM | TANGERANG — Sorotan terhadap proyek rekonstruksi Jalan Saga–Bunar–Badak Anom, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, berlanjut. Setelah sebelumnya ditemukan indikasi material agregat dihampar di atas konstruksi beton lama. Kini perhatian tertuju pada penjelasan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang serta pihak pelaksana proyek.

Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 itu memiliki nilai sekitar Rp978,8 juta. Dan dikerjakan oleh CV Arda Bangun Persada. Berdasarkan informasi proyek, pekerjaan berlangsung mulai 3 Agustus hingga 1 Oktober 2026 dengan nomor SPK 620/56/K/PPK-JJ/APBD/DBMSDA/VII/2026. Volume pekerjaan tercatat sekitar 198,29 meter.

Temuan di lapangan sebelumnya menunjukkan masih terdapat bagian konstruksi beton lama pada badan jalan. Dari hasil pengukuran lapangan yang dilakukan, ketebalan pada sisi kiri dan kanan disebut berada di kisaran 22–23 sentimeter. Di sejumlah titik juga terlihat sisa beton lama dengan lebar sekitar satu meter yang belum tertutup konstruksi baru.

Persoalan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan. Khususnya apakah beton lama memang harus dibongkar atau justru dipertahankan sesuai desain.

Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta dapat disebut sebagai pelanggaran.Penilaian harus didasarkan pada gambar kerja, RKS, spesifikasi teknis, BoQ, serta metode pelaksanaan yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Maesyal Rasyid Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Mutu Agregat Juga Menjadi Sorotan

Selain konstruksi beton lama. Material agregat yang digunakan dalam pekerjaan turut menjadi perhatian.

Secara visual, material yang telah dihampar terlihat bercampur dengan pasir, tanah, dan material menyerupai lumpur. Kondisi visual tersebut belum cukup untuk memastikan material tidak memenuhi spesifikasi.

Untuk membuktikan kualitas material, diperlukan pemeriksaan serta pengujian laboratorium sesuai ketentuan teknis proyek.

Karena itu, hasil pengujian agregat menjadi salah satu dokumen penting yang perlu dibuka untuk memastikan material yang digunakan memenuhi persyaratan. Termasuk di antaranya pemeriksaan terhadap sumber material dan hasil pengujian yang dilakukan sebelum maupun selama pekerjaan berlangsung.

Aktivis Minta Pengawasan Dibuka

Aktivis Kabupaten Tangerang, Jamasari, kembali mempertanyakan fungsi pengawasan terhadap proyek tersebut.

Wabup Tangerang Ajak Warga Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Menurut dia, proyek yang menggunakan anggaran publik harus dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Baik dari sisi mutu maupun metode pekerjaan.

“Pengawasan harus benar-benar memastikan pekerjaan sesuai dengan gambar dan spesifikasi. Jangan sampai masyarakat hanya melihat pekerjaan selesai, tetapi tidak mengetahui apakah proses dan mutunya sudah sesuai kontrak,” kata Jamasari.

Ia juga meminta DBMSDA dan konsultan pengawas menjelaskan hasil pemeriksaan mereka terhadap kondisi beton lama serta material agregat yang digunakan.

Menunggu Penjelasan Resmi

Sorotan terhadap proyek tersebut. Belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya penyimpangan ataupun kerugian negara.

Diperlukan pemeriksaan teknis dan dokumen pendukung untuk memastikan apakah pekerjaan yang dilakukan telah sesuai dengan kontrak.

Pagar SD Negeri Sukanegara 02 Ambruk, Belum Diperbaiki, Keselamatan Siswa Dipertaruhkan

Karena itu, penjelasan resmi dari DBMSDA Kabupaten Tangerang, CV Arda Bangun Persada selaku kontraktor, serta konsultan pengawas menjadi penting.

Masyarakat juga berhak mengetahui apakah beton eksisting memang diperbolehkan tetap berada di bawah struktur baru.Apakah ketebalan pekerjaan telah sesuai desain, serta apakah agregat yang digunakan telah dinyatakan memenuhi spesifikasi melalui hasil pengujian.

Hingga adanya penjelasan dan data teknis tersebut, temuan di lapangan. Sebaiknya ditempatkan sebagai indikasi yang membutuhkan klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Bukan sebagai kesimpulan telah terjadi pelanggaran.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi DBMSDA Kabupaten Tangerang, CV Arda Bangun Persada. Serta konsultan pengawas terkait pelaksanaan proyek tersebut. (Rum/Team)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

05

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31