BBS.COM | SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menjadi lokasi pelatihan bagi 22 anggota Project Management Unit (PMU). Highway Suai–Natarbora, Republik Demokratik Timor Leste, dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Untuk mendukung pembangunan salah satu proyek infrastruktur strategis di negara tersebut.
Program pelatihan berlangsung pada 2–27 Juli 2026 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten. Peserta akan mendapatkan materi mengenai teknik jalan dan jembatan, pengujian material konstruksi, sistem pengendalian mutu, hingga tata kelola administrasi proyek.
Gubernur Banten Andra Soni menerima langsung kunjungan delegasi Timor Leste. Yang dipimpin Wakil Duta Besar Domingus Savio bersama rombongan PMU. Highway Suai–Natarbora di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (1/7/2026).
Andra mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Timor Leste yang memilih Banten sebagai lokasi pembelajaran. Menurutnya, pengalaman pembangunan infrastruktur di Banten.Diharapkan dapat menjadi referensi bagi Timor Leste. Dalam mengembangkan proyek jalan tol dan infrastruktur lainnya.
“Tim PMU berencana melakukan pembangunan jalan tol di salah satu lokasi di Republik Demokratik Timor Leste,” kata Andra.

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konektivitas, daya saing. Dan akses menuju pusat-pusat pertumbuhan baru.
Menurut Andra, proyek Highway Suai–Natarbora akan menjadi infrastruktur strategis yang mendukung pengembangan kawasan ekonomi di pesisir selatan Timor Leste. Termasuk sektor energi, logistik, dan konektivitas nasional. Karena itu, pertukaran pengetahuan mengenai manajemen proyek, teknologi konstruksi, pengendalian mutu, keselamatan kerja. Serta pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proyek tersebut.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi sarana bertukar pengalaman, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga membangun budaya kualitas. Agar infrastruktur yang dihasilkan tangguh, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu. Koordinator PMU Highway Suai–Natarbora Miguel Marques De Jesus Monteiro mengatakan Banten. Dipilih.Karena dinilai memiliki pengalaman pembangunan yang relevan bagi Timor Leste.
“Banten merupakan provinsi yang berkembang sejak berdiri pada 2000. Pengalaman itu menjadi referensi yang baik bagi kami dalam membangun dan mengelola proyek infrastruktur di Timor Leste,” kata Miguel.
Ia menjelaskan. Selama hampir satu bulan peserta akan dibagi ke dalam bidang teknik dan manajemen proyek. Materi pelatihan meliputi pembangunan jalan dan jembatan, pengujian material konstruksi, sistem pengendalian mutu, hingga administrasi dan tata kelola proyek.
Pemerintah Timor Leste. Berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas PMU dalam mendukung pembangunan Highway Suai–Natarbora. Sehingga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

