BBS.COM | SERANG – Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan warga Kampung Sibopong.Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, mengalami krisis air bersih. Sejumlah sumber air warga mengering sehingga kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak, ikut terganggu.
Kondisi tersebut.Diperparah karena Kampung Sibopong berada di wilayah dataran tinggi, sehingga akses menuju sumber air alternatif menjadi terbatas.
Salah seorang warga.Muhari, mengatakan krisis air bersih telah dirasakan sejak awal musim kemarau.
“Sumber air di sini sangat kecil dan tidak mencukupi. Saat musim kemarau tiba kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Muhari, Selasa (28/7/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC) Banten menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas 3.000 liter. Bantuan tersebut disalurkan setelah adanya pengajuan dari masyarakat Desa Citaman.
Distribusi air bersih menyasar dua wilayah.Yakni Kampung Sibopong Girang yang dihuni sekitar 60 kepala keluarga (KK) dan Kampung Sibopong Tengah dengan sekitar 40 KK.
Muhari mengapresiasi bantuan yang diberikan karena sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga di tengah musim kemarau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BBWSC Banten yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Citaman yang sedang mengalami kekeringan,” ujarnya.
Ia berharap penyaluran air bersih dapat dilakukan secara berkelanjutan selama musim kemarau masih berlangsung.
“Kebutuhan air bersih sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. Semoga bantuan ini bisa terus diberikan,” katanya.
Pantauan di lokasi, warga tampak mengantre dengan membawa berbagai wadah untuk menampung air bersih yang disalurkan melalui mobil tangki. (Suheli)

