BBS.COM | KALTENG – Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan (Korsabhara Baharkam) Polri memulai pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bintek). Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Asmin Bara Bronang (ABB), Kalimantan Tengah, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aplus Meeting Center PT ABB itu. Dipimpin Ketua Tim Bintek Baharkam Polri Kombes Pol Hamam Wahyudi.Dan diikuti jajaran Ditpamobvit Polda Kalimantan Tengah serta manajemen PT ABB.
Dalam arahannya, Hamam mengatakan implementasi Sistem Manajemen Pengamanan. Merupakan bagian penting untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Khususnya yang bergerak di sektor strategis.
“Sistem Manajemen Pengamanan yang tertata dengan baik adalah kunci utama dalam menjamin keberlangsungan operasional perusahaan. Implementasi SMP bukan sekadar memenuhi regulasi. Tetapi juga melindungi aset dan investasi,” kata Hamam.
Ia menjelaskan, tahapan awal bintek difokuskan pada penyamaan persepsi serta penguatan komitmen manajemen terhadap penerapan sistem pengamanan di lingkungan perusahaan.
“Hari ini kita memulai dari Elemen I. Yaitu menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen. Serta kebijakan manajemen. Tanpa komitmen yang kuat dari seluruh jajaran, pengamanan yang ideal tidak akan terwujud,” ujarnya.
Usai sesi pemaparan, tim Baharkam Polri bersama auditor SMP melakukan observasi lapangan untuk memetakan kondisi pengamanan. Di sejumlah objek vital perusahaan. Peninjauan meliputi gedung perkantoran, control center, ruang server, laboratorium batu bara. Pos pengamanan, gudang bahan peledak. Hingga area Coal Washing Plant.
Berdasarkan hasil observasi awal, tim menilai PT ABB telah menunjukkan kesiapan infrastruktur pengamanan. Meski demikian. Evaluasi tetap dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan yang masih perlu diperbaiki.
“Kami mengapresiasi keterbukaan. Dan kesiapan infrastruktur awal yang ditunjukkan PT ABB valuasi dan asistensi ini bertujuan menutup celah kerawanan sehingga standar keamanan perusahaan dapat terus ditingkatkan,” kata Hamam.
Kegiatan tersebut.Juga dihadiri Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Kalimantan Tengah AKBP Meidianson beserta jajaran, serta para kepala departemen PT ABB.
Hasil observasi pada hari pertama akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi. Sekaligus bahan pendalaman pada tahapan Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan berikutnya.**

