Berita Branding Inspirasi
Beranda » Berita » ALMAST Pertanyakan Urgensi Pagar Pusat Pemerintahan Tangerang Senilai Rp5 Miliar

ALMAST Pertanyakan Urgensi Pagar Pusat Pemerintahan Tangerang Senilai Rp5 Miliar

BBS.COM | TANGERANG — Rencana pembangunan pagar di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan anggaran sekitar Rp5 miliar. Mendapat sorotan dari Aliansi Masyarakat Tigaraksa (ALMAST).

Ketua ALMAST Kabupaten Tangerang. Endang Lasun, mempertanyakan urgensi pembangunan tersebut. Di tengah masih adanya sejumlah persoalan infrastruktur dan kebutuhan pelayanan publik. Yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Endang mengatakan pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar kebutuhan pembangunan pagar, manfaat bagi masyarakat. Hingga perencanaan dan spesifikasi pekerjaan.

“Yang menjadi pertanyaan kami adalah urgensinya. Apakah pemagaran dengan anggaran Rp5 miliar ini benar-benar menjadi kebutuhan yang mendesak dan prioritas bagi masyarakat?” kata Endang, Rabu (19/8/2026).

Menurut dia. Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Harus dilakukan secara transparan, akuntabel. Serta mempertimbangkan skala prioritas dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Revitalisasi SD Negeri Cisitu Capai 50 Persen, Konsultan Jelaskan Penyesuaian Jumlah Jendela

“Jangan sampai anggaran besar.Digunakan untuk kegiatan yang belum menjadi prioritas. Sementara Kecamatan Tigaraksa. Yang notabene merupakan ibu kota Pemkab Tangerang. Masih banyak jalan yang berlubang dan rumah yang tidak layak huni,” ujarnya.

Sorotan terhadap anggaran pagar tersebut. Sebelumnya juga disampaikan sejumlah pihak. Paket pekerjaan pemagaran Pusat Pemerintahan Tigaraksa tercatat memiliki pagu Rp5 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang 2026. Dan berada di bawah Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang.

Endang menegaskan ALMAST akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran daerah. Ia meminta pemerintah menjelaskan kepada publik. Alasan serta manfaat pembangunan tersebut. Agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Kami berencana menggelar aksi dengan mengerahkan sekitar 1.000 warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi,” kata Endang.

ALMAST berharap pemerintah daerah dapat membuka informasi mengenai proyek tersebut kepada masyarakat. Serta memastikan setiap penggunaan APBD. Benar-benar diarahkan pada kebutuhan yang menjadi prioritas publik.

Sukarena Open Cup 2026 Masuk Babak 8 Besar, Polisi Siagakan 15 Personel

(Sul)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Keluarga Besar Persaudaraan Pencak Silat Sin Lam Ba Gintung

04

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031