BBS.COM | TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan tetapi juga menyangkut akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, bergizi, terjangkau, dan berkelanjutan.
Menurut Andra, ketahanan pangan merupakan bagian dari kedaulatan ekonomi sekaligus upaya menjaga keberlangsungan hidup petani dan peternak.
“Ketahanan pangan adalah kedaulatan ekonomi, keberlangsungan hidup petani dan peternak. Serta kemampuan bangsa mengelola sumber daya dan teknologinya sendiri,” ujar Andra dalam pembukaan Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/11/2026).
Andra mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian untuk mendukung ketahanan pangan.
Pada 2025, Pemprov Banten membangun tujuh daerah irigasi dengan total panjang 6,90 kilometer. Infrastruktur tersebut mampu mengairi lahan pertanian seluas 881,28 hektare dengan anggaran Rp 48,91 miliar.
Selain menggunakan anggaran daerah, pembangunan infrastruktur irigasi juga didukung pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025.
Melalui program tersebut, sebanyak 12 daerah irigasi di bangun dengan total panjang 81,80 kilometer dan cakupan layanan sekitar 9.259 hektare.
Andra menyebutkan, pembangunan tersebut turut meningkatkan indeks layanan irigasi di Banten dari 52,5 persen menjadi 62,45 persen.
“Alhamdulillah, indeks layanan irigasi Banten meningkat dari 52,5 persen menjadi 62,45 persen,” katanya.
Bangun konektivitas sawah ke pasar
Selain infrastruktur irigasi, Pemprov Banten juga memperkuat konektivitas antara sentra produksi pertanian dan pasar. Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra.
Menurut Andra, pembangunan jalan desa menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi petani. Infrastruktur tersebut di harapkan dapat menekan biaya angkut, mempercepat distribusi hasil pertanian. Mengurangi kehilangan hasil panen, serta meningkatkan posisi tawar petani.
Pada 2025, Pemprov Banten membangun 62 ruas jalan dan satu jembatan dengan total panjang 71 kilometer.
Program tersebut berlanjut pada 2026. Melalui pembangunan 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 kilometer.
Andra berharap penyelenggaraan Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 dapat membuka peluang kerja sama, investasi, alih teknologi, serta kemitraan di sektor pertanian dan peternakan.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat besar bagi petani,” ujarnya.
MBG dinilai berpotensi dorong industri pertanian
Sementara itu. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Sudaryono mengatakan, sektor pertanian perlu dikembangkan menjadi industri modern yang mampu menghasilkan produk secara efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Menurut dia, pengembangan pertanian dan peternakan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola produksi konvensional.
Sudaryono yang juga menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri pertanian dalam negeri.
“Permintaan hasil pertanian akan meningkat setelah ada program MBG,” kata Sudaryono.
Sebagai informasi, Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 berlangsung pada 4-7 November 2026.
Pembukaan kegiatan di tandai dengan pengguntingan pita oleh Sudaryono, Andra Soni, dan Direktur PT Debindo Global Expo Rafidi Iqra Muhammad. Sejumlah pejabat pemerintah turut menghadiri kegiatan tersebut.

