BBS.COM | TANGERANG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang mengajak para pelajar untuk lebih bijak. Menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Ajakan tersebut.Disampaikan Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang Diyan Mayang Sari dalam kegiatan Sosialisasi Literasi Digital.Bertema “Bijak Bermedia Sosial” di SMP dan SMK Satya Muda Gemilang, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan itu diikuti siswa SMP dan SMK Satya Muda Gemilang. Turut hadir Kepala SMP Satya Muda Gemilang Siti Rokayah, jajaran wakil kepala sekolah, serta para guru.
Pelajar perlu memahami risiko ruang digital
Diyan mengatakan, perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh dan bertukar informasi.
Namun, kemudahan tersebut juga diikuti sejumlah risiko apabila tidak dibarengi pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
“Perkembangan teknologi memiliki dua sisi. Sisi positifnya, semua informasi bisa diakses dengan cepat. Namun, sisi negatifnya ada potensi cyberbullying, penyebaran berita bohong (hoaks), hingga pelanggaran privasi,” ujar Diyan.
Menurut Diyan, edukasi literasi digital penting diberikan sejak usia sekolah agar pelajar memahami cara menggunakan teknologi dan media sosial secara aman.
“Oleh karena itu, hadirnya Diskominfo ke sekolah-sekolah bertujuan agar anak-anak sekalian paham dan tidak salah dalam memanfaatkan teknologi,” katanya.
Ajarkan konsep “SARING”
Dalam sosialisasi tersebut, Diyan juga membagikan sejumlah tips kepada para pelajar dalam menggunakan media sosial. Tips tersebut dirangkum dalam konsep “SARING”.
Salah satu. Pesannya adalah Saring Sebelum Sharing.. Pelajar diminta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Selain itu. Diyan mengingatkan siswa agar tidak sembarangan membagikan data pribadi, seperti dokumen identitas, foto pribadi, maupun informasi sensitif lainnya.
Menurut dia, kehati-hatian dalam menjaga data pribadi semakin penting seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dapat disalahgunakan.
Pelajar juga diminta menjaga etika ketika berkomunikasi di media sosial.
“Mari kita bersama-sama bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan asal guna jempol, ingat ada aturan dan konsekuensi hukumnya,” kata Diyan.
Diyan turut mengingatkan adanya ketentuan hukum terkait penyalahgunaan data pribadi serta penggunaan foto atau wajah orang lain tanpa izin.
“Saya berharap materi yang disampaikan hari ini tidak hanya didengar, tetapi dipedomani dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sekolah apresiasi literasi digital
Kepala SMP Satya Muda Gemilang Siti Rokayah mengapresiasi Diskominfo Kabupaten Tangerang yang memilih sekolah tersebut sebagai lokasi sosialisasi literasi digital.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Kadis Kominfo beserta tim yang telah memberikan edukasi berharga bagi anak-anak kami,” kata Siti.
Menurut Siti, pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara sehat merupakan hal penting bagi para siswa.
Dia meminta seluruh siswa SMP dan SMK yang mengikuti kegiatan tersebut untuk menyimak materi dengan serius.
“Kami meminta seluruh siswa SMP maupun SMK untuk menyimak dan memperhatikan materi ini dengan baik tanpa bercanda,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo Kabupaten Tangerang berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan positif di ruang digital sekaligus mampu melindungi diri dari berbagai risiko kejahatan siber dan dampak negatif penggunaan media sosial.
*Red

