Berita Branding Infrastruktur Inspirasi
Beranda » Berita » Pelaksanaan Proyek Jalan Dadap Dipertanyakan, Warga Minta Audit Teknis

Pelaksanaan Proyek Jalan Dadap Dipertanyakan, Warga Minta Audit Teknis

BBS.COM | TANGERANG — Pelaksanaan proyek lanjutan peningkatan jalan lingkungan di RT 001/RW 011, Kelurahan Dadap. Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan warga. Proyek yang didanai APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 senilai Rp98.887.000. Berada di bawah tanggung jawab Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang. Dan dikerjakan oleh CV Faris Artha dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender.

Berdasarkan hasil pemantauan media dan lembaga di lokasi pada Senin (3/8/2026), terdapat sejumlah temuan yang dinilai perlu mendapat perhatian. Pemantau mengamati pemasangan bekisting dilakukan dengan menggali sisi kiri dan kanan badan jalan sebelum bekisting dipasang. Selain itu, muncul dugaan penggunaan material agregat yang dipertanyakan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis maupun dokumen kontrak.

Menurut pihak yang melakukan pemantauan, metode tersebut diduga dapat memengaruhi ketebalan beton pada beberapa bagian. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis dan verifikasi oleh instansi yang berwenang.

Pemantau juga menyebut terdapat sejumlah titik yang diduga dipersiapkan sebagai lokasi core drill (coring) untuk pengujian mutu beton. Informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu konfirmasi dari pihak pelaksana maupun DBMSDA.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku khawatir terhadap kualitas pekerjaan yang sedang berlangsung. Ia menilai metode pemasangan bekisting serta material yang digunakan perlu diperiksa lebih lanjut.

Irjen Susilo Teguh Raharjo Gabung UBISA, Perkuat Kolaborasi Polri-Kampus

“Kalau saya lihat secara kasat mata, ketebalan betonnya terlihat tidak maksimal. Kami berharap kualitas pekerjaan benar-benar diperhatikan karena jalan ini dibangun menggunakan uang rakyat,” ujarnya.

Warga meminta DBMSDA Kabupaten Tangerang segera melakukan inspeksi lapangan, evaluasi teknis, serta pengujian mutu konstruksi. Untuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, dan dokumen kontrak.

Selain itu, masyarakat juga meminta konsultan pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Serta Tim Provisional Hand Over (PHO) menjalankan fungsi pengawasan dan pemeriksaan hasil pekerjaan secara profesional.

Menurut warga, apabila hasil pemeriksaan menyatakan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis, hal tersebut akan memberikan kepastian kepada masyarakat. Sebaliknya, jika ditemukan ketidaksesuaian, mereka berharap dilakukan perbaikan maupun tindak lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, DBMSDA Kabupaten Tangerang, CV Faris Artha, maupun pihak konsultan pengawas. Belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Jalan Ceplak–Kronjo Direkonstruksi, Bupati Tekankan Kualitas

(Rumaidi)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

05

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31