BBS.COM | TANGERANG — Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Provinsi Banten kembali menggelar edukasi literasi digital. Melalui program Relawan TIK Goes to School (REGOS) Chip In Masa Pengenalan Lingkungan Studi (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kali ini, kegiatan menyasar warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himata, Desa Sindangsono. Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Minggu (2/8/2026).
Berbeda dengan sekolah formal, PKBM Himata baru melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Studi (MPLS). Sehingga menjadi momentum bagi Relawan TIK untuk memperluas edukasi literasi digital di sektor pendidikan nonformal. Sebanyak 40 warga belajar dari jenjang Paket A, B, dan C mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Ketua Relawan TIK Provinsi Banten, Ahmad Taufiq Jamaludin, mengatakan literasi digital menjadi bekal penting bagi warga belajar. Dalam memanfaatkan teknologi dan internet sebagai sumber pengetahuan maupun sarana meningkatkan kesejahteraan.
“Ilmu dan keterampilan saat ini bisa diakses elalui internet dengan mudah.Karena itu, Literasi digital sangat penting agar teknologi dimanfaatkan secara bijak dan produktif. Tetap semangat melanjutkan pendidikan melalui PKBM, karena kalian telah memilih untuk terus belajar dan membangun masa depan,” ujar Taufiq.
Ia juga mengapresiasi semangat warga belajar PKBM Himata yang tetap melanjutkan pendidikan. Melalui program kesetaraan meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Kepala PKBM Himata, Madsoni, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Relawan TIK Provinsi Banten. Menurutnya, edukasi tersebut. Diharapkan dapat membuka wawasan warga belajar mengenai pemanfaatan teknologi digital. Sebagai sarana belajar dan pengembangan diri.
“Pendidikan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Kami berharap warga belajar terus memiliki semangat menyelesaikan pendidikan dan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif,” katanya.
Kegiatan tersebut. Juga diikuti 28 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang. Ketua Kelompok XI KKN, Hery, menilai kolaborasi antara Relawan TIK dan PKBM memberikan pengalaman berharga. Sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya literasi digital.
Salah seorang peserta Paket C, Hafidz, mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap dapat memperdalam pengetahuan mengenai pemasaran digital. Agar internet tidak hanya menjadi sarana memperoleh informasi. Tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan.
Melalui program REGOS, Relawan TIK Provinsi Banten terus mendorong peningkatan literasi digital di berbagai jenjang pendidikan. Termasuk pendidikan nonformal, sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang cakap, aman, dan produktif dalam memanfaatkan teknologi digital. (Sul)

