BBS.COM | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membuka Gebyar Bakti Sosial dan Produk UMKM. Yang digelar di RW 05 Perum Pondok Rejeki. Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menggelar kegiatan bakti sosial, bazar UMKM, dan pertunjukan seni budaya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan, kepedulian sosial, sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada panitia. Ketua RW, PKK Kelurahan Kutabaru, Ibu Lurah, para Ketua RT/RW, Pak Camat. Serta seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan bakti sosial ini,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menilai kegiatan tersebut merupakan inovasi yang mampu memadukan kepedulian sosial, pelestarian seni budaya. Dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan yang bermanfaat.
“Ini merupakan kegiatan yang inovatif dan kreatif. Masyarakat RW 05 Kelurahan Kutabaru menunjukkan kepeduliannya terhadap kegiatan sosial, pendidikan, sekaligus pelestarian budaya,” katanya.
Bupati berharap. Gebyar Bakti Sosial dan Produk UMKM dapat menjadi agenda tahunan. Karena dinilai mampu mempererat silaturahmi. Meningkatkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang guyub, harmonis, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dengan skala yang lebih besar. Pada tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Sementara itu. Ketua RW 05 Kelurahan Kutabaru, Linda Mulyawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi warga. Yang didukung oleh Pemerintah Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis. Serta para donatur.
Menurut Linda. Salah satu kegiatan utama dalam gebyar tersebut. Adalah khitanan massal yang diikuti 87 anak. Sekitar 50 persen peserta berasal dari RW 05. Sedangkan sisanya berasal dari wilayah lain, Selain itu.Bazar UMKM juga diikuti lebih dari 25 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan warga. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Dan menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar Linda.
(Nida)

