BBS.COM | SEMARANG – Panitia Pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Menggelar tahap pemeriksaan penampilan bagi peserta calon taruna (catar) di Gedung Serba Guna Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut.Dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Dalam arahannya, Komjen Dedi menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan institusi Polri. Menurutnya, proses seleksi tidak hanya bertujuan menghasilkan personel yang memiliki kemampuan akademik dan fisik yang baik.Tetapi juga karakter, kepedulian sosial. Serta jiwa kepemimpinan.
“Masa depan Polri akan sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus disiapkan. Bagaimana kita tak hanya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan hebat.Tapi juga karakter kuat. Kepedulian sosial, dan keberanian untuk memimpin perubahan,” ujar Komjen Dedi.
Pemeriksaan penampilan berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Juli 2026. Tahapan ini merupakan evaluasi akhir hasil seleksi. Yang telah dilaksanakan oleh panitia daerah maupun panitia pusat. Sekaligus memberikan penilaian secara menyeluruh terhadap setiap peserta.
Menurut Komjen Dedi, pemeriksaan penampilan bukan hanya menilai aspek fisik para calon taruna. Tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses seleksi sebelumnya telah menghasilkan peserta yang layak untuk dididik menjadi perwira Polri.
“Pemeriksaan penampilan bukan sekadar melihat penampilan secara fisik, melainkan menjadi evaluasi menyeluruh. Untuk memastikan hasil seleksi sebelumnya benar-benar mencerminkan kualitas calon taruna. Yang akan dididik menjadi perwira Polri,” jelasnya.
Tahap pemeriksaan penampilan. Merupakan rangkaian akhir dari proses seleksi. Yang diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti berbagai tahapan seleksi. Mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, tes kesamaptaan jasmani, tes psikologi, pemeriksaan kesehatan. Hingga pendalaman mental dan kepribadian (PMK) di tingkat panitia daerah. Yang dilaksanakan oleh 36 Biro SDM Polda di seluruh Indonesia.
Peserta yang dinyatakan lulus di tingkat daerah. Kemudian mengikuti seleksi tingkat pusat di Akademi Kepolisian Semarang. Dengan menjalani kembali serangkaian tahapan seleksi sebagai bagian dari proses verifikasi dan penilaian akhir.
Berdasarkan data SSDM Polri. Pemeriksaan penampilan tahun ini diikuti oleh 404 peserta. Yang terdiri atas 365 calon taruna dan 35 calon taruni.
Selain Wakapolri. Proses penilaian juga dilakukan oleh sejumlah pejabat utama Polri. Yakni Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.**

