BBS.COM | JAKARTA – Polri bergerak cepat menindaklanjuti usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait penambahan pasukan BKO TNI–Polri guna mempercepat penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatra.
Usulan tersebut disampaikan Mendagri dalam Sidang Kabinet Paripurna. Kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Menyikapi keterbatasan personel daerah dalam melakukan pembersihan lumpur dan material bencana secara besar-besaran, Kamis (18/12/2025).
Sebagai wujud kehadiran negara. Polri langsung memberangkatkan sebanyak 237 personel terpilih. Yang terdiri atas 226 personel Brimob. Dua perwira pendamping, empat pengemudi ambulans, serta lima personel Korps Polairud. Pasukan tersebut diberangkatkan menggunakan kapal PT PELNI dari Dermaga 106 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Untuk memperkuat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Selain personel, Polri juga mengirimkan 75 unit alat utama. Dan kendaraan pendukung (alut) melalui kapal PELNI. Alut yang dikerahkan meliputi ambulans. Kendaraan logistik, dapur lapangan sepeda motor trail. Hingga swamp boat. Bantuan logistik turut disertakan berupa tenda, genset, water treatment system. Serta bahan pangan siap saji.
Langkah cepat ini menjadi penebalan kekuatan atas ribuan personel Polri yang telah lebih dahulu tergelar di wilayah terdampak. Upaya tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk hadir, bekerja secara kolaboratif lintas sektor. Serta memastikan proses pemulihan masyarakat berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

