BBS.COM | BANTEN – Andra Soni menyambut pelaksanaan evaluasi pengumpulan informasi awal perencanaan dan penganggaran Pemerintah Daerah Tahun 2026. Yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Evaluasi tersebut.Difokuskan pada lima sektor prioritas nasional. Yakni pendidikan, kesehatan, kemiskinan, stunting, dan ketahanan pangan.
“Kami menyambut baik evaluasi BPKP terkait korelasi program pemerintah daerah. Pada lima sektor tersebut,” kata Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten. Kota Serang, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, evaluasi eksternal.Diperlukan untuk memastikan efektivitas perencanaan dan penganggaran. Sekaligus menjamin keselarasan antara program pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam APBD 2026.
Sebagai kepala daerah, ia menilai masukan dari lembaga pengawasan penting untuk mengukur sejauh mana perencanaan telah tepat sasaran. Serta sejalan dengan target pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD.
Andra Soni juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersikap kooperatif dan proaktif. Dalam menyerahkan data yang dibutuhkan selama proses evaluasi.
“Data itu sudah tersedia, tinggal disampaikan dan dikoordinasikan agar proses evaluasi berjalan baik. Harus ada komitmen karena BPKP hadir untuk membantu pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten Rusdy Sofyan menegaskan evaluasi tersebut bukan audit. Melainkan upaya memberikan masukan perbaikan dalam penyusunan anggaran.
“Jika terdapat ketidaktepatan antara output dan outcome yang berpotensi menghambat pencapaian program, akan kami sampaikan sebagai rekomendasi,” kata Rusdy.
Ia menjelaskan, lima sektor tersebut dipilih karena merupakan prioritas nasional yang menjadi fokus pemerintah pusat. Evaluasi diawali dengan pengumpulan informasi awal, termasuk pernyataan manajemen terkait rincian program di masing-masing sektor.
Selanjutnya, program akan diuji kesesuaiannya dengan RKPD dan RPJMD serta dinilai efektivitas dan efisiensinya dalam mendukung tujuan pembangunan daerah.**

