BBS.COM| SERANG , 25 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Polda Banten memulai langkah koordinasi lintas sektoral untuk menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Rapat digelar di Aula Gawe Kuta Baluwarti Kota Serang. Rabu (25/2/2026), guna memastikan kesiapan seluruh unsur pelayanan.
Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci
Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandhi, menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi.
“Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Deden.
Banten menjadi daerah penyangga Jakarta sekaligus jalur penghubung Jawa–Sumatra. Sehingga koordinasi dan langkah preventif menjadi prioritas.
Persiapan Personel dan Posko
Pemprov Banten menyiapkan berbagai sumber daya untuk mendukung kelancaran arus mudik:
- 221 petugas kesehatan
- 186 petugas Dinas Perhubungan
- 180 petugas Satpol PP
- 88 posko kesehatan
- 13 posko pengatur lalu lintas dan posko pemantauan
“Kehadiran seluruh petugas di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Provinsi Banten,” tambah Deden.

Selain itu. Pemprov Banten menyesuaikan jam kerja ASN sesuai Surat Edaran Menpan-RB. Nomor 2 Tahun 2026 dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/II/2026 tentang Work From Anywhere.
Kolaborasi dengan BMKG untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Pemprov juga memperkuat koordinasi dengan BMKG. Informasi cuaca ekstrem, gelombang tinggi. Dan hujan akan disosialisasikan kepada petugas lapangan. Dan masyarakat melalui berbagai media komunikasi.
“Setiap peringatan dini agar segera disosialisasikan kepada petugas di lapangan serta masyarakat melalui berbagai media komunikasi,” kata Deden.
Kapolda Banten Soroti Potensi Kerawanan
Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, menyatakan Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan wujud kerja sama seluruh pihak dalam memberikan rasa aman dan nyaman saat Idul Fitri.
“Saya meminta seluruh instansi terkait untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat pengawasan lapangan, dan melaksanakan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis agar seluruh rangkaian pengamanan mudik dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Hengki.
Beberapa potensi kerawanan yang diantisipasi. Antara lain: kepadatan di pelabuhan, keterbatasan armada penyeberangan. Pelanggaran lalu lintas, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tujuan Operasi Ketupat Maung
Operasi Ketupat Maung 2026. Diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Yang mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Provinsi Banten. Keseluruhan langkah menekankan sinergi, kesiapan personel, serta respons cepat terhadap kondisi lapangan.

