BBS.COM | TANGERANG — Banjir yang merendam akses Pondok Pesantren Al-Fattah di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Menyebabkan puluhan santri harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Sabtu (24/1/2026).
Sebanyak 80 santri dievakuasi. Oleh aparat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah. Menggunakan perahu kano setelah akses keluar-masuk pesantren terendam banjir.
Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana mengatakan evakuasi dilakukan sebagai langkah cepat. Untuk mencegah risiko keselamatan warga, khususnya para santri.
“Keselamatan menjadi prioritas utama. Evakuasi dilakukan agar para santri tidak terjebak banjir,” ujarnya.
Pihak kepolisian menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Tangerang dan sekitarnya masih tinggi.
Masyarakat di daerah rawan banjir diimbau tetap waspada. Dan segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat.(Sul)

