BBS.COM | TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan media sosial dan tidak melakukan perundungan siber atau cyberbullying.
Pesan tersebut. Disampaikan saat menjadi pembina upacara dalam kegiatan sosialisasi Poldik di SMAN 13 Kabupaten Tangerang, Senin (2/11/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti sekitar 500 siswa, guru, dan jajaran kepolisian.
Dalam amanatnya, Andi mengatakan, perundungan tidak hanya terjadi secara langsung di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat berlangsung melalui media sosial.
Menurut dia, tindakan seperti menghina, mempermalukan, menyebarkan foto atau video tanpa izin, menulis komentar yang merendahkan. Hingga mengajak orang lain membenci seseorang termasuk bentuk perundungan yang dapat berdampak serius bagi korban.
“Jangan menganggap bahwa menyakiti orang lain melalui media sosial adalah sesuatu yang sepele. Satu komentar dapat membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri. Satu unggahan dapat merusak nama baik seseorang,” kata Andi.
Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas di ruang digital meninggalkan jejak yang dapat berdampak panjang terhadap kehidupan seseorang.
Karena itu. Para siswa diminta mempertimbangkan dampak sebelum menulis komentar, mengunggah konten. Maupun membagikan informasi di media sosial.
“Jari kita mungkin kecil, tetapi apa yang kita tulis di media sosial memiliki dampak yang sangat besar. Sesuatu yang kita anggap sebagai candaan bisa menjadi luka yang dibawa seseorang dalam waktu yang sangat lama,” ujarnya.
Ingatkan bahaya tawuran dan narkoba
Selain mengingatkan bahaya perundungan siber, Andi meminta para pelajar menjauhi aktivitas gangster jalanan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.
Ia menyebut membawa senjata tajam, melakukan kekerasan, mengganggu pengguna jalan. Serta bergabung dengan kelompok yang meresahkan masyarakat bukanlah bentuk keberanian ataupun prestasi.
Menurut dia, perilaku tersebut justru dapat merugikan diri sendiri dan mengancam masa depan para pelajar.
Andi menambahkan, pendidikan di tingkat SMA tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademis. Tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian.
“Jadilah pelajar yang aktif, disiplin, jujur, dan bekerja keras. Masa depan tidak dibangun dengan tawuran, kekerasan, penghinaan, atau kebencian, masa depan dibangun dengan pendidikan, prestasi, tanggung jawab, dan karakter yang baik,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut. Para pelajar diharapkan dapat memanfaatkan teknologi secara positif, menghargai sesama. Serta ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala SMAN 13 Kabupaten Tangerang Musli, M.Pd., Kasat Binmas Polresta Tangerang AKP. Yan Hendra, S.H., M.H., Waka Polsek Pasar Kemis AKP Sutikno, Kaihumas Polresta Tangerang IPDA Tri Laksono, Bhabinkamtibmas Desa Sindang Panon Bripka Rizal, serta para guru.
Sosialisasi berakhir pada pukul 07.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

