Berita Branding Inspirasi Pemerintahan
Beranda » Berita » Pemkab Tangerang Targetkan Program Aspontren dan Sanitren Tuntas dalam Tiga Tahun

Pemkab Tangerang Targetkan Program Aspontren dan Sanitren Tuntas dalam Tiga Tahun

BBS.COM | TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan program Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) dan Sanitasi berbasis Pesantren (Sanitren). Menjangkau sekitar 1.100 pondok pesantren dalam tiga tahun ke depan.

Target tersebut disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka fasilitasi pelaksanaan bantuan program Aspontren dan Sanitren di Hotel Lemo, Selasa (8/9/2026).

Maesyal mengatakan, pemerintah daerah akan meningkatkan jumlah penerima manfaat secara bertahap. Hingga seluruh pondok pesantren yang membutuhkan program tersebut dapat terlayani.

“Kita ingin tuntaskan 1.100 yang mendapatkan program Sanitasi Pondok Pesantren dan juga program Asrama Pondok Pesantren. Jadi nanti untuk tahun 2027 ditambah lagi, saya ingin tiga tahun ke depan itu tuntas semuanya. Atau jangan terlalu banyak sisanya,” kata Maesyal.

Dia menjelaskan, pada 2025 sebanyak 75 pondok pesantren telah menerima bantuan pembangunan asrama. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat pada 2026 menjadi 150 penerima manfaat.

GPRUKK Soroti Proyek Jalan Cilongok:Ketidaksesuaian Teknis, Inspektorat Diminta Turun

“Tahun 2025 sudah kita bangunkan asrama pondok pesantren sebanyak 75 dan sanitasinya juga sudah kita bangunkan dulu. Sekarang kita bangunkan pondok pesantren asramanya sebanyak 150, naik dua kali lipat dari tahun lalu,” ujarnya.

Maesyal mengatakan penambahan penerima bantuan pada 2027 akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Menurut dia, jumlah pondok pesantren di Kabupaten Tangerang mencapai sekitar 1.100.

Program Aspontren dan Sanitren, kata Maesyal, tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan keagamaan. Tetapi juga menciptakan lingkungan pesantren yang lebih aman, nyaman, dan sehat bagi para santri.

“Program yang muncul dari ide Pak Zaki ini akan terus kita lanjutkan dan tingkatkan. Asrama dan Sanitren ini penting sekali kita perbaiki, kita bangun untuk meningkatkan semangat belajar para santri-santri. Yang akan melanjutkan perjuangan para kiai, para ustadz, para ustadzah yang ada di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Menurut Maesyal, pembangunan sarana pesantren merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Lingkungan belajar yang layak diharapkan dapat mendorong santri lebih semangat menuntut ilmu, mandiri, serta mampu berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat.

Pemkab Tangerang Siaga Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Dia juga meminta para kiai, pimpinan, dan pengurus pondok pesantren memperkuat pembinaan terhadap para santri. Pembinaan tersebut dinilai penting untuk menyiapkan generasi yang mampu meneruskan peran para ulama dan tokoh agama di masa mendatang.

“Kepada para kiai, para pimpinan pondok pesantren untuk terus membina umat dan santrinya, supaya bisa mandiri dan semangat belajarnya. Santri itu adalah pimpinan kita yang akan datang, khususnya dalam membimbing, membina umat. Serta melanjutkan perjuangan dan tugas-tugas para kiai, ustadz dan para ustadzah,” pungkas Maesyal.*Red

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Keluarga Besar Persaudaraan Pencak Silat Sin Lam Ba Gintung

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930