BBS.COM | CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni membuka Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda). IX Tahun 2026 Provinsi Banten yang berlangsung di Asa Sport Center, Kota Cilegon. Rabu (24/6/2026).
Dalam sambutannya. Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada para atlet paralimpik yang dinilai sebagai generasi hebat, pemberani. Dan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat.
“Kalian semua adalah generasi hebat dan pemberani serta merupakan inspirasi bagi kita semua warga Banten,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih prestasi. Menurutnya, seorang atlet membutuhkan kedisiplinan, ketahanan mental, serta kemauan untuk terus bangkit menghadapi berbagai tantangan.
“Keterbatasan bukanlah halangan,” tegasnya.
Andra Soni mengatakan, pelaksanaan Peparpeda 2026 menjadi salah satu tolok ukur dalam proses pembinaan atlet-atlet istimewa di Provinsi Banten. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memperkuat pembangunan olahraga, termasuk memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet disabilitas.
“Kami meyakini investasi dalam pembinaan atlet paralimpik bukan hanya menghasilkan prestasi olahraga. Tetapi juga membangun sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.
Sementara itu.Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan bahwa ajang Peparpeda bukan hanya menjadi kompetisi olahraga tetapi juga wadah bagi para atlet untuk mendapatkan pengalaman dan terus berkembang.
Menurutnya, keterbatasan bukan penghalang untuk mencapai keberhasilan selama memiliki kemauan dan semangat.
“Lebih daripada itu, untuk meningkatkan nilai-nilai kehidupan. Keterbatasan bukan penghalang. Kemauan adalah kunci keberhasilan,” ujar Robinsar.
Peparpeda IX Provinsi Banten Tahun 2026 berlangsung pada 24–27 Juni 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 180 atlet serta 80 official dan pelatih.
Ajang tersebut. Digelar sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XIX Tahun 2027. Yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Melalui kegiatan ini. Pemerintah Provinsi Banten berharap pembinaan atlet paralimpik terus berkembang. Serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama baik daerah di tingkat nasional.

