Berita Branding Inspirasi Pendidikan
Beranda » Berita » Hardiknas 2026 Diperingati ke-118, Ini Tema dan Maknanya

Hardiknas 2026 Diperingati ke-118, Ini Tema dan Maknanya

BBS.COM | Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026. Tahun ini. Peringatan tersebut memasuki usia ke-118 sejak pertama kali ditetapkan. Sebagai momentum nasional dalam menghargai perjuangan pendidikan di Tanah Air.

Tanggal 2 Mei dipilih untuk mengenang hari lahir Ki Hajar Dewantara. Pelopor pendidikan nasional yang memperjuangkan hak belajar bagi seluruh rakyat tanpa memandang latar belakang sosial.

Hardiknas tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Tetapi juga ruang refleksi terhadap arah. Dan kualitas pendidikan nasional. Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pendidikan dinilai sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan bangsa.

Peringatan ke-118

Pada 2026, Hardiknas diperingati untuk ke-118 kalinya. Penetapan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 yang menetapkan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Dengan usia lebih dari satu abad, Hardiknas menjadi simbol konsistensi Indonesia dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan. Momentum ini juga dimanfaatkan. Untuk mengevaluasi capaian serta tantangan pendidikan. Termasuk pemerataan akses dan peningkatan mutu pembelajaran.

Proyek Jalan Rp3,3 Miliar di Sepatan Jadi Sorotan, LSM Desak PUPR Banten Evaluasi

Tema Hardiknas 2026

Tema Hardiknas 2026 adalah:
“Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Tema ini. Menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Selain itu tema tersebut.Sejalan dengan agenda global pendidikan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).Khususnya pada aspek pendidikan berkualitas.

Sejarah dan Peran Ki Hajar Dewantara

Penetapan Hardiknas tidak lepas dari peran besar Ki Hajar Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan yang adil dan merata.

Pada masa penjajahan, akses pendidikan terbatas hanya bagi kalangan tertentu. Melalui gagasannya, ia menghadirkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, salah satunya dengan mendirikan Taman Siswa pada 1922.

Proyek Hotmix Kuta Bumi Disorot Tajam, Warga Keluhkan

Ia juga dikenal melalui filosofi pendidikan “Tut Wuri Handayani”, yang menekankan peran pendidik sebagai pembimbing yang mendorong kemandirian peserta didik.

Momentum Transformasi Pendidikan

Hardiknas 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pendidikan nasional. Fokus utama mencakup digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih dari itu. Pendidikan diharapkan tidak hanya berorientasi pada akademik. Tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.

Dengan semangat kolaborasi. Hardiknas diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul. Berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan jati diri bangsa.


Wabup Intan Lepas Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Kelapa Dua, Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

04

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

05

Pemkab Tangerang Implementasikan Aplikasi Real Time Pengelolaan Dana Desa

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31