Berita Branding Infrastruktur Inspirasi
Beranda » Berita » Proyek Pipe Jacking Rp3,88 Miliar di Kuta Bumi Disorot, Warga Khawatir Pembangunan Picu Banjir

Proyek Pipe Jacking Rp3,88 Miliar di Kuta Bumi Disorot, Warga Khawatir Pembangunan Picu Banjir

BBS.COM | TANGERANG — Pekerjaan pemasangan saluran bawah tanah menggunakan metode pipe jacking yang melintasi saluran kali. Di kawasan Perumahan Taman Buah, Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan. Proyek yang diharapkan mendukung sistem drainase tersebut kini menuai kekhawatiran warga setelah muncul dugaan kebocoran yang disebut. Berdampak terhadap lingkungan sekitar pada Sabtu malam (17/10/2026).

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 itu disebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp3.885.036.300. Dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Vini Vidi Vici.

Munculnya dugaan kebocoran memunculkan pertanyaan mengenai kualitas konstruksi, kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan teknis, serta efektivitas pengawasan proyek. Terlebih, pekerjaan tersebut berkaitan langsung dengan sistem drainase yang memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air di kawasan permukiman.

Warga Khawatir Proyek yang Diharapkan Mengatasi Banjir Justru Menimbulkan Persoalan

Kekhawatiran juga disampaikan warga yang tinggal di sekitar lokasi pekerjaan. Warga yang meminta identitasnya enggan dipublikasikan namanya menyatakan keprihatinannya terhadap pelaksanaan proyek yang menurut pengamatannya telah menimbulkan persoalan lingkungan. Meskipun pekerjaan masih berlangsung.

Warga mempertanyakan efektivitas pekerjaan tersebut apabila pembangunan saluran yang diharapkan membantu mengatasi persoalan banjir. Justru diiringi dugaan kebocoran dan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Irjen Jossy Kusumo Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Tekankan Pendekatan Humanis

Kondisi ini, menurut warga, perlu mendapat perhatian serius dari pihak pelaksana maupun instansi terkait. Terutama dalam memastikan bahwa pekerjaan dilakukan secara profesional dan sesuai perencanaan teknis.

Kekhawatiran tersebut perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung untuk memastikan kondisi yang terjadi di lapangan. Termasuk apakah terdapat hubungan antara pelaksanaan konstruksi, dugaan kebocoran, dan potensi gangguan terhadap sistem drainase.

Hingga hasil pemeriksaan teknis tersedia, dugaan tersebut belum dapat dijadikan dasar. Untuk menyimpulkan bahwa pekerjaan merupakan penyebab banjir atau telah terjadi kegagalan konstruksi.

Dugaan Kebocoran Perlu Diuji Secara Teknis

Metode pipe jacking merupakan teknik pemasangan pipa bawah tanah dengan menggunakan sistem hidraulis untuk mendorong segmen pipa menembus lapisan tanah. Metode ini dapat mengurangi kebutuhan penggalian terbuka, tetapi membutuhkan perencanaan matang, ketelitian pelaksanaan, serta pengendalian mutu yang memadai.

Dalam pelaksanaannya, ketepatan jalur, elevasi, kemiringan, kondisi pipa beton, dan kualitas sambungan merupakan aspek penting. Yang menentukan keandalan konstruksi serta fungsi saluran.

Wagub Banten Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan, UIN SMH Targetkan 60 Guru Besar

Apabila kebocoran benar terjadi, penyebabnya perlu ditelusuri melalui pemeriksaan lapangan dan pengujian sesuai spesifikasi teknis. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah kebocoran berasal dari sambungan pipa, kerusakan struktur, kondisi tanah, atau faktor teknis lainnya.

Kebocoran pada saluran bawah tanah tidak dapat dianggap sebagai persoalan sepele. Dalam kondisi tanah tertentu, rembesan air yang berlangsung terus-menerus dapat membawa partikel tanah dan memicu erosi internal. Apabila tidak terdeteksi dan ditangani, kondisi tersebut berpotensi membentuk rongga di bawah permukaan hingga menyebabkan penurunan tanah.

Dampaknya dapat memengaruhi kestabilan jalan, bangunan, maupun infrastruktur lain di sekitar lokasi pekerjaan. Meski demikian, tingkat risiko dan dampak aktualnya harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, bukan semata-mata berdasarkan dugaan.

Kesesuaian Pekerjaan dengan Gambar Kerja Perlu Diperiksa

Selain dugaan kebocoran, kesesuaian hasil pekerjaan dengan gambar kerja yang telah disahkan juga perlu menjadi perhatian.

Pemeriksaan teknis setidaknya mencakup pengukuran elevasi dan kemiringan aktual pipa, verifikasi jalur pemasangan. Pemeriksaan sambungan antarpipa, kondisi struktur beton, serta pengujian kekedapan sesuai spesifikasi teknis dan dokumen kontrak.

Kemarau Panjang, Warga Kampung Kadu Garen Kesulitan Air Bersih

Ketidaksesuaian elevasi atau kemiringan dapat memengaruhi kelancaran aliran air. Dalam kondisi tertentu, penyimpangan tersebut berpotensi menyebabkan aliran tidak optimal, pengendapan sedimen, hingga genangan.

Karena itu, hasil pelaksanaan perlu dibandingkan dengan dokumen perencanaan yang telah disetujui. Jika ditemukan penyimpangan, pihak terkait perlu melakukan evaluasi untuk menentukan penyebab, tingkat risiko, dan tindakan korektif yang diperlukan.

Dokumentasi hasil pemeriksaan, pengujian mutu, serta catatan pengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan.

Proyek APBD Rp3,88 Miliar, Pengawasan Menjadi Sorotan

Dengan nilai kontrak yang disebut mencapai Rp3,88 miliar dan masa pelaksanaan 120 hari kalender. Kualitas pekerjaan dan efektivitas pengawasan menjadi aspek penting dalam menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Proyek yang bersumber dari APBD harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, dan persyaratan mutu yang telah ditetapkan. Setiap indikasi permasalahan di lapangan perlu ditindaklanjuti secara profesional berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi.

Kontraktor pelaksana berkewajiban melaksanakan pekerjaan sesuai dokumen kontrak. Sementara itu, konsultan pengawas dan instansi pemilik pekerjaan memiliki tanggung jawab sesuai kewenangannya untuk memantau pelaksanaan konstruksi. Memastikan pengendalian mutu, serta menindaklanjuti temuan di lapangan.

Apabila kebocoran terbukti terjadi, pemeriksaan perlu dilanjutkan dengan identifikasi penyebab dan penilaian dampak terhadap kondisi tanah serta fungsi saluran. Langkah perbaikan harus didasarkan pada hasil evaluasi teknis untuk memastikan sumber kebocoran tertangani dengan baik.

Kontraktor dan Instansi Terkait Diminta Memberikan Penjelasan

Masyarakat berkepentingan untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai pelaksanaan proyek infrastruktur di lingkungannya. Terutama ketika muncul dugaan persoalan yang berpotensi memengaruhi fungsi drainase dan kondisi lingkungan.

CV Vini Vidi Vici selaku kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta instansi pemilik proyek perlu memberikan penjelasan mengenai kondisi aktual pekerjaan. Hasil pemeriksaan terhadap dugaan kebocoran, dan langkah penanganan yang telah atau akan dilakukan.

Klarifikasi juga diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, dan ketentuan kontrak.

Selain itu, informasi mengenai progres pekerjaan, hasil pengujian mutu. Serta tindak lanjut atas temuan lapangan penting untuk mendukung transparansi penggunaan anggaran publik.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, langkah korektif perlu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan penyimpangan, hasil evaluasi tersebut juga perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas.

Pada akhirnya, keberhasilan proyek infrastruktur tidak cukup diukur dari penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal. Kualitas konstruksi, keamanan, fungsi saluran, dan perlindungan lingkungan harus menjadi bagian penting dari penilaian.

Warga berharap pekerjaan yang menggunakan anggaran publik tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bukan justru menimbulkan persoalan baru di lingkungan permukiman.

Pemeriksaan objektif, pengawasan efektif, dan keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk memastikan pekerjaan pipe jacking di Perumahan Taman Buah. Dilaksanakan sesuai persyaratan teknis serta tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat.

(Arsudin/Tim)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Keluarga Besar Persaudaraan Pencak Silat Sin Lam Ba Gintung

04

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031