Berita Branding Infrastruktur Inspirasi
Beranda » Berita » Proyek Jacking dan Tanggul di Pasar Kemis, K3 hingga Kualitas Material Perlu Diklarifikasi

Proyek Jacking dan Tanggul di Pasar Kemis, K3 hingga Kualitas Material Perlu Diklarifikasi

BBS.COM | TANGERANG — Proyek pekerjaan jacking saluran bawah tanah dan pembangunan tanggul Perumahan Taman Buah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang,. Menjadi perhatian.Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 tersebut disebut memiliki nilai Rp3.885.036.300. Dikerjakan oleh CV Vini Vidi Vici, dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender.

Pekerjaan yang disebut berada di bawah Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA). Kabupaten Tangerang itu mencakup dua jenis konstruksi. Yakni pemasangan saluran menggunakan metode jacking dan pembangunan tanggul dengan pasangan batu kali.

Berdasarkan pemantauan di lokasi pada Selasa (13/10/2026), sejumlah aspek pelaksanaan pekerjaan memerlukan penjelasan dan pemeriksaan teknis lebih lanjut. Aspek tersebut meliputi kesesuaian dimensi tanggul, kondisi tanah dasar pondasi, mutu material batu dan pasir, komposisi mortar. Serta penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Meski demikian, pengamatan visual di lapangan belum cukup untuk menyimpulkan adanya penyimpangan spesifikasi maupun pelanggaran kontrak. Penilaian harus didasarkan pada pemeriksaan teknis, dokumen perencanaan, spesifikasi pekerjaan, serta ketentuan kontrak yang berlaku.

Dua Jenis Pekerjaan dalam Satu Paket Proyek

Pekerjaan jacking saluran bawah tanah dan pembangunan tanggul batu kali memiliki metode pelaksanaan serta persyaratan teknis yang berbeda.

Kapolda Banten Buka Suara soal Kekerasan Wartawan: Ini Koreksi Bersama

Pada pekerjaan jacking, pipa beton khusus didorong menembus tanah menggunakan sistem hidraulis sesuai metode yang direncanakan. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk memastikan jenis pipa, jalur pemasangan, elevasi, sambungan, dan proses pelaksanaan memenuhi persyaratan desain.

Sementara itu, pekerjaan tanggul batu kali memerlukan pemeriksaan terhadap persiapan tanah dasar, dimensi pondasi, susunan batu, mutu mortar. Serta stabilitas struktur sesuai fungsi dan perencanaannya.

Kedua pekerjaan tersebut perlu dievaluasi berdasarkan gambar kerja yang disahkan dan spesifikasi teknis masing-masing. Pemeriksaan juga perlu memastikan hubungan antara saluran bawah tanah dan tanggul sesuai dengan desain sistem drainase yang direncanakan.

Dimensi Tanggul Perlu Dicocokkan dengan Gambar Kerja

Seorang pekerja di lokasi menyebutkan bahwa pekerjaan yang mencakup pemasangan batu kali dan saluran pembuangan air tersebut memiliki ketinggian tanggul lebih dari tiga meter.

Lebar pondasi bagian bawah disebut sekitar 120 sentimeter, sedangkan lebar pasangan pada bagian atas pondasi sekitar 100 sentimeter. Adapun panjang pekerjaan, menurut keterangan pekerja tersebut, mencapai lebih dari 40 meter.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Bidik Beasiswa Kuliah bagi Minimal 10 Anak Yatim

Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi melalui pengukuran langsung dan pencocokan dengan gambar teknis yang telah disahkan.

Dimensi pondasi dan tanggul tidak dapat dinilai memenuhi atau menyimpang dari spesifikasi hanya berdasarkan ukurannya. Penilaian harus mempertimbangkan desain penampang, tinggi struktur, kondisi tanah, beban, tekanan air, serta persyaratan stabilitas yang ditetapkan oleh perencana.

Karena itu, pengukuran lapangan dan pemeriksaan dokumen teknis diperlukan untuk memastikan dimensi aktual sesuai dengan perencanaan.

Kondisi Tanah Dasar Pondasi Perlu Diperiksa

Hasil pengamatan visual di sejumlah titik area pondasi menunjukkan permukaan tanah dasar yang tampak tidak merata.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai tahapan persiapan dasar pondasi sebelum pasangan batu kali dilaksanakan.

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Gubernur Banten Tekankan Sinergi Percepatan Pembangunan

Dalam pekerjaan konstruksi, tanah dasar merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi kinerja pondasi. Namun, permukaan yang terlihat tidak rata belum cukup untuk memastikan bahwa tanah tidak memiliki daya dukung yang memadai. Atau bahwa pekerjaan telah menyimpang dari spesifikasi.

Pemeriksaan perlu mencakup kesesuaian kedalaman galian, kondisi tanah dasar, elevasi pondasi, serta metode persiapan yang ditetapkan dalam dokumen teknis.

Dokumentasi pekerjaan sebelum pondasi tertutup pasangan batu juga penting untuk membantu konsultan pengawas dan tenaga teknis menelusuri tahapan pelaksanaan.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, tindak lanjut perlu ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan persyaratan kontrak.

Mutu Batu Kali, Pasir, dan Mortar Menjadi Bagian Pemeriksaan

Selain dimensi konstruksi, kualitas material yang digunakan dalam pekerjaan pasangan batu kali juga perlu diverifikasi.

Pemeriksaan dapat mencakup kondisi dan ukuran batu, kebersihan pasir, sumber material, serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah mutu mortar atau adukan perekat batu.

Mortar umumnya terdiri atas semen, pasir, dan air dengan komposisi sesuai persyaratan pekerjaan. Adukan tersebut berfungsi merekatkan batu dan mengisi celah antarbatu agar pasangan membentuk konstruksi sesuai desain.

Dalam pelaksanaannya, mutu mortar dipengaruhi oleh komposisi bahan, kualitas material, proses pencampuran, cara penggunaan, dan perawatan hasil pekerjaan.

Karena itu, pemeriksaan perlu memastikan bahwa komposisi adukan mengikuti spesifikasi teknis atau metode kerja yang disetujui. Apabila dokumen kontrak mensyaratkan pengujian mutu, hasil pengujian tersebut juga perlu ditelaah.

Penilaian tidak semestinya hanya didasarkan pada warna, kekentalan, atau penampilan adukan secara visual. Bukti teknis dan dokumentasi pengawasan diperlukan untuk memastikan kesesuaian mutu pekerjaan.

Pipa Jacking Harus Sesuai Persyaratan Teknis

Pada pekerjaan saluran bawah tanah, jenis pipa yang digunakan merupakan salah satu aspek utama yang perlu diperiksa.

Pipa beton untuk metode jacking harus memenuhi persyaratan desain dan memiliki kapasitas untuk menahan gaya dorong selama pemasangan. Pipa beton yang lazim digunakan pada saluran terbuka tidak otomatis memenuhi persyaratan untuk pekerjaan jacking.

Pemeriksaan perlu mencakup spesifikasi produk, diameter, ketebalan, kondisi sambungan, serta dokumen mutu yang dipersyaratkan dalam kontrak.

Selain itu, kesesuaian jalur dan elevasi pipa perlu dipastikan melalui catatan pelaksanaan serta hasil pemeriksaan teknis.

Apabila sistem jacking menggunakan peralatan pengendali arah dan elevasi. Catatan pengukuran selama proses pemasangan dapat menjadi bagian dari bukti pengendalian mutu.

Pemeriksaan juga perlu memastikan bahwa hubungan antara saluran bawah tanah dan bagian saluran lainnya sesuai dengan gambar perencanaan. Sehingga sistem drainase dapat berfungsi sebagaimana direncanakan.

Penerapan Keselamatan Konstruksi Perlu Dievaluasi

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) juga menjadi aspek yang perlu diperiksa dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Pada pekerjaan jacking, risiko dapat berkaitan dengan penggalian lubang kerja, kestabilan tanah. Penggunaan peralatan hidraulis, serta akses pekerja ke area bawah tanah.

Sementara itu, pekerjaan tanggul batu kali memiliki risiko yang berkaitan dengan penggalian pondasi, pemindahan material, penggunaan peralatan. Dan kondisi area kerja.

Pemeriksaan perlu mencakup pengamanan area proyek, penggunaan alat pelindung diri (APD), sistem penahan tanah sesuai kebutuhan. Pengaturan akses pekerja dan masyarakat, serta prosedur keselamatan yang sesuai dengan metode pelaksanaan.

Dokumen keselamatan, identifikasi bahaya, penanggung jawab keselamatan konstruksi, dan bukti penerapan prosedur kerja juga perlu ditelaah.

Salah satu regulasi yang relevan untuk diperiksa adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

Penilaian kepatuhan harus didasarkan pada kondisi lapangan dan dokumen yang relevan, bukan semata-mata pada pengamatan sesaat.

Pelaksana dan Konsultan Pengawas Diharapkan Memberikan Penjelasan

Saat pemantauan berlangsung, pihak pelaksana proyek maupun mandor tidak terlihat berada di lokasi. Kondisi tersebut membuat redaksi belum memperoleh penjelasan langsung mengenai metode pelaksanaan, tahapan pekerjaan, dan hasil pengawasan teknis.

CV Vini Vidi Vici diharapkan memberikan keterangan mengenai spesifikasi pipa yang digunakan, metode pelaksanaan jacking, dimensi tanggul, persiapan tanah dasar, serta komposisi dan persyaratan mutu material pasangan batu kali.

Keterangan dari konsultan pengawas juga diperlukan untuk menjelaskan proses pemeriksaan pekerjaan, persetujuan material, pengendalian mutu, dan evaluasi kesesuaian pekerjaan dengan gambar kerja.

Sementara itu, DBMSDA Kabupaten Tangerang diharapkan menjelaskan mekanisme pengawasan proyek, pemeriksaan hasil pekerjaan, serta tindak lanjut apabila ditemukan kondisi yang memerlukan evaluasi teknis.

Klarifikasi dari pihak-pihak terkait penting agar informasi mengenai pelaksanaan proyek dapat disampaikan secara utuh, akurat, dan berimbang.

Anggaran Rp3,88 Miliar dan Akuntabilitas Publik

Dengan nilai anggaran yang disebut mencapai Rp3,88 miliar, transparansi pelaksanaan dan pengawasan proyek menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas penggunaan keuangan daerah.

Evaluasi perlu mengacu pada dokumen kontrak, gambar kerja yang disahkan, spesifikasi teknis, daftar kuantitas pekerjaan, laporan kemajuan, dokumen mutu material, serta berita acara pemeriksaan dan pembayaran sesuai ketentuan kontrak.

Apabila pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian, tindak lanjut harus ditentukan berdasarkan bukti teknis dan ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, apabila pekerjaan terbukti memenuhi persyaratan, hasil pemeriksaan juga penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat.

Pengawasan yang transparan diharapkan dapat memastikan bahwa pekerjaan jacking saluran bawah tanah dan pembangunan tanggul batu kali dilaksanakan sesuai peruntukannya, memenuhi persyaratan teknis, dan memberikan manfaat sebagaimana direncanakan.

Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari CV Vini Vidi Vici maupun DBMSDA Kabupaten Tangerang. Mengenai aspek pelaksanaan pekerjaan yang menjadi perhatian.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana, konsultan pengawas. Serta DBMSDA Kabupaten Tangerang untuk memberikan penjelasan beserta data pendukung. Klarifikasi tersebut akan menjadi bagian penting dalam melengkapi pemberitaan secara akurat, profesional, dan berimbang.

(Rum/Tim)

Berita Populer

01

Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rakernis 2025, Wujudkan Sinergi dan Profesionalitas Polisi Satwa

02

Pembangunan SMP Negeri 5 Curug Tertunda, Oknum Perangkat Desa Diduga Lakukan Pemerasan

03

Keluarga Besar Persaudaraan Pencak Silat Sin Lam Ba Gintung

04

Integritas Gubernur Banten Diuji dalam Proses Pengisian Jabatan Sekda

05

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor! Investasi 2024 Tembus Rp26,2 Triliun

Kalender

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031