BBS.COM | SERANG – Sejumlah kursi yang diperuntukkan bagi para kepala desa (kades) tampak kosong. Saat Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang, Kamis (8/10/2026).
Pemandangan tersebut sempat menimbulkan kesan bahwa sejumlah kepala desa meninggalkan lokasi saat bupati tengah menyampaikan sambutan.
Namun, anggapan tersebut diluruskan oleh H.Latif, Kepala Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel, yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC APDESI Kabupaten Serang. Ia menegaskan bahwa para kepala desa tidak meninggalkan acara ketika sambutan bupati berlangsung.
Menurut Latif, seluruh kepala desa masih berada di lokasi dan mengikuti sambutan Bupati Serang. Beberapa kepala desa baru keluar dari area tempat duduk ketika sambutan sudah mendekati akhir. Karena kondisi cuaca yang terasa cukup panas.
“Bukan pergi saat sambutan. Justru pada saat sambutan Bupati kami masih ikut mendengarkan. Namun, pada saat akan usai sambutan, cuaca terasa panas dan kami keluar dan tetap berada di sekitar podium,” ujar Latif saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, keluarnya sejumlah kepala desa dari area tempat duduk tidak berarti mereka meninggalkan maupun tidak menghargai agenda resmi tersebut. Para kepala desa tetap berada di sekitar lokasi dan mengikuti rangkaian kegiatan.
Hal senada disampaikan Ketua DPC APDESI Kabupaten Serang H. Rusjani bersama Bendahara DPC APDESI Serang H. Latif. Keduanya menyatakan bahwa para kepala desa di Kabupaten Serang pada prinsipnya memberikan dukungan terhadap program dan gagasan Pemerintah Kabupaten Serang.
Dukungan tersebut, kata mereka, salah satunya ditunjukkan melalui kehadiran para kepala desa dalam momentum peringatan HUT ke-500 Kabupaten Serang.
“Kami sangat mendukung program dan gagasan Bupati untuk memeriahkan HUT Kabupaten Serang ke-500 tahun ini,” tegas Latif.
Rusjani dan Latif juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Serang, APDESI. Serta seluruh pemerintah desa dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, kursi kepala desa yang tampak kosong. Saat sambutan bupati berlangsung tidak dapat serta-merta dimaknai sebagai bentuk ketidakhadiran atau tindakan meninggalkan acara. Berdasarkan keterangan Latif. Para kepala desa masih mengikuti sambutan dan baru keluar dari area tempat duduk menjelang berakhirnya sambutan karena kondisi cuaca.
Peringatan HUT ke-500 Kabupaten Serang menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. APDESI Kabupaten Serang bersama para kepala desa menyatakan siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Serang demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
(Suheli)

